Misi Besar Sang Gubernur, Perpustakaan Modern Berbasis Inklusi Sosial – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Misi Besar Sang Gubernur, Perpustakaan Modern Berbasis Inklusi Sosial

KENDARIPOS.CO.ID — Perpustakaan modern bertaraf internasional maha karya Gubernur Sultra, Ali Mazi didesain sesuai konsep dan manajemen Boston Public Library dan Harvard Library University (USA). Desain itu menjadikan perpustakaan sebagai pusat wisata literasi modern yang diharapkan menarik minat baca dan minat belajar. Muaranya untuk mencerdaskan masyarakat Sultra. Terutama dalam menghadapi era industri 4.0 dan smart city.

Saat mewakili gubernur di forum nasional, Sekda Provinsi Sultra, Dr.Hj. Nur Endang Abbas mengatakan, setiap perpustakaan perlu bertransformasi menjadi inklusi sosial. Transformasi dilakukan untuk meningkatkan minat baca bagi masyarakat Sultra. Budaya literasi merupakan pondasi yang kokoh dalam mewujudkan masyarakat berpengetahuan, inovatif, kreatif dan berkarakter.

“Peran penting literasi dalam kehidupan masyarakat tidak hanya berpengaruh pada memberdayakan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup. Tetapi berdampak pada peningkatan perekonomian dan kesejahteraan, baik individu, keluarga dan masyarakat. Sebab, budaya literasi memiliki sifat multiplayer effect,” ujar Dr.Nur Endang Abbas saat menjadi pembicara pada sosialisasi pembudayaan membaca perpustakan nasional 2020 secara virtual, Rabu (18/11) kemarin.

Dia melanjutkan, saat ini upaya peningkatan budaya literasi Sultra dilakukan dengan pengembangan perpustakaan modern bertaraf internasional. Perpustakaan tentu memiliki peran dan fungsi strategis dalam menyediakan kebaruan informasi bagi masyarakat yang diarahkan untuk membangun masyarakat gemar membaca dan masyarakat giat belajar. “Upaya ini sebagai basis dari pengembangan budaya keilmuan menuju masyarakat cerdas, inovatif, kreatif dan produktif serta masyarakat yang selalu melestarikan hasil karya pustaka bangsa, ” terang Nur Endang Abbas.

Mantan Kepala BKD Sultra itu menambahkan, kualitas SDM dan penyelenggaraan serta pengembangan perpustakaan tentu memiliki korelasi yang cukup tinggi. Pengembangan minat baca dan pemberdayaan masyarakat secara langsung dapat meningkatkan kualitas masyarakat. “Bahkan dengan peningkatan literasi dapat secara cepat diterima dalam dunia kerja,” kata Nur Endang Abbas.

Selain itu, kata dia, pendayagunaan perpustakaan oleh penyelenggara negara dan masyarakat akan mendorong peningkatan kecerdasan dan kualitas hidup masyarakat. Selanjutnya dapat mewujudkan kemajuan daerah dan daya saing bangsa. “Dengan dasar tersebut pembangunan perpustakaan modern Provinsi Sultra yang sedang dalam penyelesaian, saat ini progresnya sudah kurang lebih 90 persen. Ini akan menjadi perpustakaan berbasis inklusi sosial yakni perpustakaan yang memfasilitasi masyarakat dalam mengembangkan potensinya dengan melihat keragaman budaya, kemauan untuk menerima perubahan, serta menawarkan kesempatan berusaha melindungi dan memperjuangkan budaya dan hak asasi manusia, “beber Nur Endang Abbas.

Mantan Ketua KNPI Sultra itu menambahkan, perpustakaan modern Sultra akan bertransformasi menjadi pusat ilmu pengetahuan inovasi, pusat kegiatan masyarakat dengan pemberdayaan dan pusat kebudayaan. “Pengembangan perpustakaan tersebut perlu didukung teknologi informasi baik dalam pelayanan maupun dari koleksi yang disajikan. Dinas perpustakaan dan kearsipan Pemprov Sultra saat ini sedang mengembangkan perpustakaan digital Sultra,” ungkap Nur Endang Abbas.

Pengembangan perpustakaan modern berbasis digital, kata Endang merupakan bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi yang secara nyata merubah pola perilaku dan budaya masyarakat kekinian. Termasuk dalam memenuhi kebutuhan informasi dan bahan bacaan literasi. Perpustakaan digital memiliki fungsi strategis dalam menyediakan kebutuhan informasi bagi masyarakat. Untuk mau membangun masyarakat belajar dan masyarakat membaca berbasis pengembangan budaya keilmuan.

“Konsep perpustakaan digital bakal memiliki bahan bacaan bermutu baik koleksi cetak maupun digital seperti e-book yang tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Untuk itu perpustakaan modern Sultra yang didesain tujuh lantai menyediakan ruang sebesar-besarnya bagi masyarakat untuk belajar menuju masyarakat cerdas sejahtera dan bermartabat, “pungkas Nur Endang Abbas.

Sementara itu, Kepala Perpustakaan nasional RI, Syarif Bando mengapresiasi Gubernur Sultra Ali Mazi yang membangun perpustakaan modern bertaraf internasional untuk meningkatkan SDM Sultra. Menurutnya, perhatian Ali Mazi membangun infrastruktur di Sultra cukup tinggi. “Terbukti dalam pembangunan perpustakaan di Sultra, Gubernur Ali Mazi bertandang ke Amerika untuk berkerja sama guna pengembangan perpustakaan. Tentu kami perpustakaan nasional mengapresiasi dan mendukung penuh pengembangan perpustakaan yang dilakukan Gubernur Sultra,”ujarnya. (rah/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy