La Bakry Dorong Pembangunan Pabrik, Pelabuhan dan Jalan – Kendari Pos
Nasional

La Bakry Dorong Pembangunan Pabrik, Pelabuhan dan Jalan

KENDARIPOS.CO.ID — Perjuangan duet Bupati Buton La Bakry dan Wakil Bupati Buton Iis Elianti mengembalikan kejayaan aspal Buton (Asbuton) tak pernah surut. Keduanya intens membangun komunikasi dengan pemerintah pusat agar aspal buton menjadi aspal utama untuk kebutuhan nasional. Bahkan untuk pasokan aspal dunia.

Bupati Buton La Bakry (kiri) dan Wakil Bupati Buton, Iis Elianti (kanan) usai mengecek kapasitas cadangan aspal Buton dan infrastruktur pendukungnya.

Perlahan tapi pasti ikhtiar mereka menunjukkan hasil. Pemkab Buton dalam kendali duet La Bakry dan Iis Elianti sudah menyiapkan berbagai hal untuk mendongkrak kelayakan sebagai penyedia bahan baku utama pengaspalan jalan nasional. Sebut saja mendorong pembangunan pabrik, pembangunan pelabuhan khusus hingga membangun infrastruktur jalan yang memadai.

Bahkan baru-baru ini pejabat Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) RI berkunjung di Buton. Mereka melihat langsung stok cadangan aspal buton, kesiapan Pemkab dan kelayakan infrastruktur penunjang untuk menjadikan aspal Buton sebagai pengganti aspal minyak yang selama ini diimpor Indonesia dari negara lain.

“Dari kunjungan itu menunjukkan fakta bahwa Buton memang sangat siap. Cadangan aspal kita cukup walaupun se-Indonesia ini pakai aspal Buton,” kata Bupati Buton La Bakry kepada Kendari Pos, Jumat (27/11) kemarin.

Yang menjadi hambatan saat ini kata dia adalah fasilitas pengangkutan bahan baku aspal. Misalnya, jika dibutuhkan 3 hingga 4 juta ton pertahun maka memerlukan kapasitas pelabuhan yang memadai. “Itulah yang kita harapkan dari pemerintah pusat untuk membantu pemerintah daerah menyiapkan sarana pelabuhan. Pemkab Buton sudah menyiapkan lahan seluas 150 x 500 meter. Kita akan reklamasi karena dangkal. Untuk kedalaman, pelabuhan sudah sangat ideal untuk kapal berlabuh dan memuat aspal dalam kapasitas besar,” papar Ketua Golkar Buton itu.

Sementara untuk memperlancar akses angkutan aspal dari pabrik menuju pelabuhan, Pemkab juga sudah mulai membangun jalan alternatif sepanjang 28 kilometer. Jalan itu akan memangkas jarak sekira 60 kilometer dari jalan saat ini. Rencananya itu akan tuntas pada Oktober tahun 2021.

“Satu per satu kita bangun. Semoga mulus sampai pada akhirnya doa-doa kita untuk pemanfaatan kekayaan alam Buton bisa terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi. Dan itu bisa dipastikan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap La Bakry.

Ketua Asosiasi Pengembangan Aspal Buton Indonesia (ASPABI), Dwi Putranto mengatakan 16 anggota Aspabi adalah produsen aktif. Semuanya telah membuktikan kelayakan aspal Buton itu. “Sebagai informasi aspal minyak itu didapat dari kilang minyak bumi. Aspal Buton adalah aspal alam yang ada di Buton dan terbukti kuat. Kualitasnya jauh lebih tinggi disbanding aspal minyak. Pengakuan itu bukan hanya dari Indonesia, tapi negara-negara lain sudah mengakui keunggulan Asbuton yang bisa digunakan dari jalan desa sampai jalan tol,” katanya. (lyn/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy