Jumlah Penduduk Naik, Kebutuhan Air Meningkat – Kendari Pos
Nasional

Jumlah Penduduk Naik, Kebutuhan Air Meningkat


KENDARIPOS.CO.ID — Staf Khusus Wakil Presiden RI (Stafsus Wapres) Bidang Infrastruktur dan Investasi Dr. Sukriansyah S. Latief mengatakan peningkatan jumlah penduduk akan berpengaruh pada meningkatnya kebutuhan air. Hal ini berdampak serius pada ketahanan nasional dan daya saing apabila ketersediaan sumber daya air tidak dikelola dengan baik.

Staf Khusus Wakil Presiden RI, Dr. Sukriansyah S. Latief (kanan) saat menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) sinkronisasi kebijakan percepatan pembangunan bendungan di Jawa Timur, Jumat (27/11) kemarin.

“Bendungan mempunyai peran penting dalam mendukung ketahanan pangan dan ketahanan air, selain itu bendungan juga sebagai prasarana penahan banjir. Dan saat ini pemanfaatan bendungan juga sudah berkembang menjadi destinasi pariwisata”, ujar Sukriansyah saat menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) sinkronisasi kebijakan percepatan pembangunan bendungan di Jawa Timur, Jumat (27/11) kemarin.

Pria yang karib disapa Uki itu menegaskan bila ketahanan pangan dan air, dan pengendalian banjir saat ini menjadi perhatian pemerintah. “Itulah mengapa pemerintah memasukkan pembangunan bendungan ke dalam proyek strategis nasional PSN, yang tercantum dalam Perpres Nomor 56 tahun 2018,” paparnya.

Menurut Sukriansyah, teknis pembangunan dan masalah pengadaan tanah menjadi permasalahan yang umumnya dihadapi dalam pembangunan infrastruktur, termasuk bendungan. Permasalahan teknis tentu akan berkaitan dengan Kementerian PUPR. Biasanya yang menghambat proses penyelesaian pembangunan bendungan adalah masalah pengadaan tanah dan permasalahan non teknis di luar konstruksi.

“Dengan terbitnya UU nomor 2 tahun 2012 tentang pengadaan tanah, pengadaan tanah masyarakat, pada umumnya tidak menjadi masalah. Justru biasanya yang menjadi masalah adalah pengadaan tanah instansi, terutama masalah pengadaan tanah kehutanan untuk bendungan,” imbuh Sukriansyah.

Sukriansyah menjelaskan pada prinsipnya staf khusus dari Kantor Sekretariat Wakil Presiden ingin lebih mengetahui apa kendala, dan permasalahan yang dihadapi dalam proyek strategis nasional. “Kami dari Staf Khusus Wakil Presiden siap membantu memfasilitasi dan mengkoordinasikan penyelesaian masalah,”pungkasnya.

Untuk diketahui, terdapat 6 pembangunan bendungan di Jawa Timur yang perlu mendapat perhatian, yaitu Bendungan Bendo di Kabupaten Ponorogo, Bendungan Gonseng di Kabupaten Bojonegoro, Bendungan Tukul di Kabupaten Pacitan, Bendungan Semantok di Kabupaten Nganjuk, dan Bendungan Tugu serta Bendungan Bagong di Kabupaten Trenggalek. (jpg)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy