Jaga Populasi, PT. Arkara Athaya Indonesia Lepas Puluhan Ekor Lobster – Kendari Pos
Nasional

Jaga Populasi, PT. Arkara Athaya Indonesia Lepas Puluhan Ekor Lobster

KENDARIPOS.COM — Manajemen PT. Arkara Athaya Indonesia sangat patuh pada regulasi Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan tentang
pengelolaan lobster, kepiting dan rajungan. PT.Arkara Athaya Indonesia melepasliarkan sekira 50 ekor lobster jenis mutiara berukuran 100-400 gram di Pantai Soropia, Kabupaten Konawe, Senin (2/11) kemarin.

Pelepasliaran lobster oleh perwakilan PT Arkara Athaya Indonesia, Heru (dua dari kanan), Camat Soropia, Masnur S.PdI.,MM (tiga dari kanan), dan Kapolsek Soropia Iptu Iyan S (kiri) di Pantai Soropia, Konawe, Senin (2/11) kemarin

Pelepasliaran lobster disaksikan dan diikuti Camat Soropia, Masnur S.PdI.,MM, Kapolsek Soropia Iptu Iyan S, Penyuluh Perikanan KKP RI Gunawan dan perwakilan PT Arkara Athaya Indonesia, Heru. Perwakilan PT Arkara Athaya Indonesia, Heru mengatakan, pelepasliaran lobster ke alam liar dimaksudkan untuk menjaga populasi lobster tetap tersedia di perairan Sultra. Selain itu, melepasliarkan lobster tersebut merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi PT.Arkara Athaya In donesia sebelum melakukan aktivitas ekspor Benih Bening Lobster (BBL).

“Jadi sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 12 tahun 2020 tentang pengelolaan lobster, kepiting dan rajungan di wilayah NKRI, kami diwajibkan untuk melepasliarkan minimal 2 persen dari hasil kerja sama budidaya dengan petani kelompok nelayan,”
kata Heru kepada Kendari Pos disela-sela pelepasliaran lobster, kemarin.

Heru mengungkapkan, pihaknya bekerja sama dengan kelompok nelayan yang ada di Sultra yakni Bintang Fajar. Dalam kerja sama tersebut,
PT.Arkara Athaya Indonesia dan kelompok nelayan Bintang Fajar sepakat membudidayakan sekira 3.000 ekor bibit lobster mulai ukuran 0.30 gram secara bertahap. Di kesempatan yang sama, Penyuluh Perikanan KKP RI, Gunawan mengapresiasi upaya pelepasliaran indukan lobster mutiara oleh PT.Arkara Athaya Indonesia. Menurutnya, upaya tersebut selain untuk menjaga populasi lobster di alam liar, juga bisa meningkatkan kesejahteraan nelayan. “Kalau lobsternya berkembang biak di alam liar, pasti populasinya akan banyak dan hasilnya nanti bisa dijual kembali oleh nelayan kepada PT.Arkara. Sehingga tercipta pembudidayaan berkelanjutan,”kata Gunawan.

Gunawan mengungkapkan, upaya PT.Arkara yang akan mengekspor BBL ke depan, tentunya berdampak positif terhadap peningkatan
pendapatan asli daerah (PAD) Konawe yang selama ini hanya mengandalkan sektor pertanian. “Memang sejauh ini belum ada hasilnya, karena rencana hasil budidaya lobster berupa BBL baru bisa terlihat pada 2021 mendatang. Izin ekspor BBL ini juga baru dikeluarkan
menteri perikanan pada bulan Mei lalu. Sehingga hasilnya nanti tahun depan. Yang jelasnya ini sangat berpotensi meningkatkan PAD dan devisa negara serta pembudidayaan lobster juga berkelanjutan sehingga tetap lestari,” pungkasnya.

Sementara itu, Camat Soropia, Masnur S.PdI.,MM mengapresiasi dan mendukung kegiatan budidaya yang sudah dilakukan PT.Arkara Athaya Indonesia dan kelompok nelayan di daerahnya. “Saya berharap agar perusahaan bisa juga berkembang melakukan kemitraan dengan kelompok lainnya di wilayah Kecamatan Soropia,” ujarnya. (ags/adv)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy