Integrasi Wisata Sultra Emas, Rp 50 Miliar Ganti Rugi Tahap II Disalurkan – Kendari Pos
Nasional

Integrasi Wisata Sultra Emas, Rp 50 Miliar Ganti Rugi Tahap II Disalurkan


KENDARIPOS.CO.ID — Pembangunan tahap I jalan wisata Kendari-Toronipa sudah tuntas. Dinas teknis dan rekanan proyek jalan mantap menuju pembangunan tahap II setelah anggaran pinjaman daerah sekira Rp 799,2 miliar disetujui PT. Sarana Multi Infrastuktur (SMI). Jalan wisata Kendari-Toronipa diyakini terintegrasi wisata pantai Toronipa, Pulau Hoga di Wakatobi dan Pulau Labengki di Konut sebagaimana tertuang dalam visi misi duat Aman, Sultra Emas.

Mega proyek duet Gubernur Sultra, Ali Mazi dan Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas (Aman) itu diproyeksi tuntas tahun 2021. Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Sultra, Abdul Rahim mengatakan dari total 11 kilometer yang harus diselesaikan, pihaknya telah menuntaskan sekira 3,24 kilometer. “Saat ini kita target untuk menyelesaikan 5 kilometer. Bahkan untuk akhir tahun 2021 kita target 11 kilometer jalan itu sudah rampung,” ujarnya saat dihubungi Kendari Pos, Minggu (8/11) kemarin.

Abdul Rahim menambahkan telah menggelontorkan anggaran sekira Rp 50 miliar untuk membayar pembebasan lahan masyarakat yang terkena proyek jalan wisata Kendari-Toronipa. Kompensasi ganti rugi dan bangunan warga dibayarkan sejak 5 November. Sistem pembayarannya lahan dilakukan secara transfer rekening ke masing-masing pemilik lahan.

“Kami sudah menyalurkan anggaran ganti rugi kepada warga yang tanahnya terdampakprogram pembangunan infrastruktur jalan Kendari-Toronipa tahap II. Kita salurkan langsung ke rekening masing-masing pemilik lahan,” terang Abdul Rahim.

Abdul Rahim menjelaskan ganti rugi pada tahap satu sudah dituntaskan. Anggaran disiapkan ketika itu sekira Rp. 20 miliar. “Saat ini kita salurkan tahap II sekira Rp.50 miliar dan langsung diselesaikan,” tukasnya.

Anggaran puluhan miliar itu digunakan untuk membayarkan ganti rugi 700 bidang lahan dan bangunan milik warga. Khususnya warga di Desa Tapulaga. “Selain itu terdapat beberapa desa lagi yang mendapat ganti rugi atas pembangunan jalan wisata ini yakni di kawasan Desa Mekar, Desa Bajo Indah dan Kelurahan Kendari Cadi, Kota Kendari. Desa-desa itu sudah tuntas pembebasan lahanya pada pengadaan tahap I, ” beber Abdul Rahim.

Gubernur Sultra, Ali Mazi

Dia bahkan sangat bersyukur, sebab selama pengerjaan dan pembebasan lahan mega proyek ini tidak mendapat kendala berarti. “Alhamdulillah dalam pelaksanaan ini, kerja-kerja kami dilancarkan. Bahkan sebelum pembebasan lahan kita libatkan masyarakat pemilik lahan dalam konsultasi publik. Jadi memang ada sosialisasi sehingga prosesnya dilancarkan dan tidak ada penolakan dari masyarakat,” kata Abdul Rahim.

Sebelumnya, Gubernur Sultra, Ali Mazi mengatakan, diterimanya usulan pinjaman oleh PT. SMI adalah awal yang baik bagi proyek strategis untuk pengembangan wisata di Sultra. Dengan terbitnya suntikan dana pinjaman ini dapat mempercepat pembangunan jalan wisata yang kurang lebih sepanjang 11 kilometer. “Pinjaman pembiayaan ini sangat di tunggu-tunggu oleh pemerintah dan masyarakat Sultra. Sehingga percepatan pembangunan khususnya sektor pariwisata di Sultra, dapat segera dilakukan,” ujarnya.

Pada kesempatan lain, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sultra, Robert mengatakan, pinjaman anggaran yang digelontorkan PT. SMI ke Pemprov Sultra senilai Rp.799.258.216.000. “Grace periode 20 bulan, tenor lima tahun terhitung dari penarikan pertama sampai tahun 2025,” ujarnya. (rah/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy