In Memoriam Albar Made Ali, Oleh : Prof. Eka Suaib – Kendari Pos
Kolom

In Memoriam Albar Made Ali, Oleh : Prof. Eka Suaib


KENDARIPOS.CO.ID — Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Salah satu mantan Ketua Umum (Ketum) HMI Cabang Kendari, Albar Made Ali, telah dipanggil oleh Allah Subhanahu wa ta’ala. Albar mulai bergabung ke HMI, saat almarhum Abdul Salam Razak menjadi Ketum HMI Cabang Kendari. Saat saya menjadi Ketum, ia menjadi salah satu pengelola Bulletin Iqra bersama Udin Kardi dan MN. Jaya. Bakatnya sebagai penulis sudah terlihat. Demikian juga kemampuannya untuk mengorganisir kegiatan.

Prof. Dr. Eka Suaib

Karena itu, logis, Albar mendapat kepercayaan untuk duduk sebagai pengurus. Meski baru bergabung, saya sudah merekrutnya menjadi salah satu pengurus di Departemen Perguruan Tinggi dan Kemahasiswaan. Periode Abdul Kadir (mantan Kepala Kanwil Kementerian Agama Prov.Sultra), ia menjadi Wakil Sekretaris Bidang Komunikasi Ummat.

Selanjutnya, menjadi sekretaris umum ketika Mustamin Anggo (saat ini WD 3 FKIP) menjadi Ketum. Albar didapuk menjadi salah satu unsur ketua, ketika Rasyid Syawal (saat ini Ketua PPP Sultra) menjadi Ketum. Albar suksesor menggantikan Rasyid Syawal.

Saat menduduki sebagai Ketum HMI Cabang Kendari, Albar betul-betul memperlihatkan tekad memimpin organisasi kemahasiswaan terbesar dan tertua di Sultra. Tekad tersebut ibarat gayung bersambut dengan dukungan cukup luas di kalangan alumni, anggota, dan jajaran pengurusnya. Itu terjadi karena, bagi semua kalangan, sosok ini adalah sosok perekat.

Meminjam istilah Dr. Nur Alim, Albar adalah jembatan silaturahmi lintas generasi. Albar, saat berkomunikasi dengan orang, kalimat-kalimat yang dibangun sejalan dengan apa yang dipikirkan dan dirasakan oleh teman bicaranya.

Saat memimpin organisasi, pertimbangan kemanusiaan menjadi prioritas penting. Ketika Albar menjadi Ketum, terjadi gejolak internal akibat dari kiprah oknum pengurus terdekatnya.

Ada juga beberapa seniornya di HMI yang ikut sebagai kader fungsional salah satu Parpol. Langkah itu dianggap mengganggu independensi. Akibatnya, sejumlah kalangan menuntut agar Albar memecat anggota HMI yang ikut dalam kegiatan dimaksud. Hanya saja Albar tidak ingin ikut arus tersebut. Lebih mengedepankan pada pertimbangan kemanusiaan.

Albar juga sosok yang ulet, gigih, pantang menyerah, dan sabar. Suatu saat menjadi Ketum, Prof. Ahmad Amiruddin berkunjung ke Kendari sebagai anggota MPR. Kebiasaan pengurus saat itu, jika ada alumni yang berkunjung ke Kendari, ‘menculik’ untuk ceramah di sekretariat HMI yang terletak di Jalan Saranani.

Malam berkunjung ke rumah untuk meminjam kendaraan menjemput alumni dari hotel ke sekretariat. Mobil yang terparkir di rumah, yakni L 300, Puskesmas Keliling. Pagi-pagi sudah ke rumah untuk kemudian bersama menjemput Prof. Ahmad Amiruddin untuk ceramah. Itulah sosok almarhum yang pantang menyerah.

Jiwa sosialnya juga sangat tinggi. Usai menjabat Ketum HMI Cabang, selanjutnya ‘hijrah’ ke Jakarta. Tahun-tahun 90’an, bersama alumni HMI Cabang Kendari ke PB HMI. Ada Amijaya Kamaluddin, Sabaruddin Amrullah, Sofyan Sulaiman, Edi Gunawan, Pawisari, Awal M. Hatma, Muh. Ilyas, Supriyanto, Jumadin Bona, Nadirah Seha Nur, Mastri Susilo, Anak Agung Raja Ika, Syahrul Koansa dll.

Bersama dengan alumni HMI Kendari di Jakarta, jika ada adik-adik HMI Cabang Kendari usai mengikuti kegiatan di Sumatera, Kalimantan, atau Jakarta, banyak yang kesulitan untuk balik ke Kendari. Pada situasi itulah, sosok di atas, termasuk Albar ‘turun tangan’ membantu adik-adiknya mulai keperluan logistik, sampai dengan tiket pulang. Saat di Jakarta, ia tinggal di Wisma Arini bersama dengan Syahrual Koansa dan Taruna Ikrar. Persaudaraan dan kebersamaan yang mendasari jiwa hidupnya patut untuk ditiru.

Usianya masih muda untuk berkiprah di birokrasi. Awalnya lulus di Kementerian Pertanian. Setelah itu ke Banjar Baru Kalimantan Selatan, balik ke DKI Jakarta di Kanwil Pertanian. Selanjutnya hijrah ke Kementerian Kelautan dan Perikanan. Terakhir saat menghembuskan nafasnya di Kemenko Maritim dan Investasi. Kini, engkau sudah dipanggil menghadap ke sang Khalik untuk melanjutkan kehidupan yang lebih panjang dan abadi. Selamat jalan dindaku. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy