Gubernur Serahkan SK 3.750 Guru Honorer


KENDARIPOS.CO.ID — Ribuan guru honorer SMA dan SMK sederajat se-Sultra kini semringah. 3.750 guru honorer hasil revisi sudah mengantongi SK gubernur. Gubernur Sultra Ali Mazi menyerahkan langsung secara simbolis SK kepada perwakilan guru honorer.

“Jumlah guru honorer sudah revisi sebab ada beberapa guru tetap non PNS yang keluar karena terangkat dalam penerimaan PNS tahun anggaran 2019. Kita revisi dan carikan pengganti,” ujar Gubernur Sultra Ali Mazi saat penyerahan SK dan didampingi Sekda Provinsi Sultra, Hj.Nur Endang Abbas dan Kepada Dinas Dikbud Sultra, Asrun Lio di Rujab Gubernur Sultra, Rabu (25/11) kemarin.

Gubernur Sultra, Ali Mazi (tiga dari kiri) secara simbolis menyerahkan SK guru tetap non PNS kepada salah seorang perwakilan guru di aula rumah jabatan Gubernur Sultra, Rabu (25/11). Turut mendampingi Sekda Provinsi Sultra, Hj.Nur Endang Abbas (dua dari kiri) dan Kepala Dinas Dikbud Sultra, Asrun Lio (dua dari kanan).

Berbekal SK gubernur itu, ribuan guru honorer akan menerima tunjangan setiap bulan. Bahkan dalam seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sultra, Asrun Lio mengatakan, setiap tiga bulan SK guru tetap non PNS selalu direvisi. Dalam penerimaan enam bulan pertama yang lalu, ada beberapa guru tidak aktif sehingga diganti. Olehnya itu, dilakukan perubahan SK gubernur. “Adapun guru tetap non PNS pengganti akan dievaluasi keaktifannya setiap tiga bulan,” terangnya, kemarin.

Asrun menyebut 3.750 guru tetap non PNS ini akan menerima insentif sekira Rp. 400 ribu perbulan. Untuk itu Asrun berharap, guru-guru tetap non PNS itu tetap melaksanakan tugas mengajarnya di masa pandemi Covid-19 ini. “Mudah-mudahan (insentif) bisa memotivasi mereka (guru honorer). Pemberian insentif ini tepat waktu,” jelasnya.

Terkait guru honorer diprioritaskan ikut PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) tahun 2021, Asrun Lio pernah menyebut akan menyiapkan 4.050 formasi guru honorer menjadi PPPK tahun 2021. “Mereka (guru honorer) tetap mengikuti seleksi sama halnya seperti seleksi penerimaan pegawai negeri sipil (PNS). Akan tetapi kita harapkan pemda tetap memprioritaskan guru honorer yang sudah mendapat SK Gubernur dan SK Kepala Sekolah,” kata Asrun Lio.

Rinciannya, 3.750 guru honorer berdasarkan SK gubernur dan 300 guru honorer dengan SK kepala sekolah. “Mereka punya hak dan kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi dan menjadi ASN PPPK tahun depan,” kata Asrun Lio.

Asrun mengungkapkan, seluruh guru honorer di Sultra berpeluang menjadi ASN PPPK. Pasalnya, tahun depan kata Asrun, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menargetkan pengangkatan 1 juta guru honorer menjadi ASN PPPK.
(rah/ags/b)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *