Gaji PNS 2021 tak Bertambah, Wagub Sultra : Pemprov Merujuk Aturan Pusat – Kendari Pos
Nasional

Gaji PNS 2021 tak Bertambah, Wagub Sultra : Pemprov Merujuk Aturan Pusat


KENDARIPOS.CO.ID — Pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) di Sultra untuk sementara harus bersabar. Kementerian Keuangan memastikan gaji PNS/ASN tidak bertambah atau tak naik pada tahun 2021. Pemprov Sultra pun merujuk keputusan pemerintah pusat dalam hal penggajian PNS.

LUKMAN ABUNAWAS WAKIL GUBERNUR SULTRA

“Kalau pusat sudah memutuskan, kita di daerah juga mengikut dengan itu. Terlebih masih dalam situasi pandemi, alokasi anggaran banyak yang difokuskan untuk penanganan Covid-19. Makanya pemerintah pusat juga memutuskan tidak ada kenaikan gaji PNS tahun depan,” ujar Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Lukman Abunawas kepada Kendari Pos, kemarin.

Lukman Abunawas menambahkan rujukan pemerintah daerah adalah keputusan pemerintah pusat, baik dalam hal penerimaan CPNS, pemecatan maupun penggajian PNS. “Nah, terkait tak adanya kenaikan gaji PNS ini, saya sudah mendengar dan membaca di media massa terkait gaji PNS tahun 2021 masih akan sama dengan tahun 2020. Tidak ada kenaikan gaji. Berbeda dengan tahun 2019 yang naik 5 persen. Tapi, untuk tahun 2021 kita baru akan tahu secara jelas jika sudah ada aturan turunan terkait itu di daerah,”jelasnya.

Mantan Bupati Konawe dua periode itu menegaskan terlepas dari tak naiknya gaji PNS, abdi negara wajib menjalankan pengabdian sebagai pelayan masyarakat. “Intinya gaji naik atau tidak, para PNS harus tetap bekerja serius, mengabdi sebagai pelayan masyarakat. Lagipula selain gaji, PNS juga menerima tunjangan lain seperti gaji 13 dan gaji 14. Pemerintah tetap memperhatikan hak-hak pegawai, jadi tak perlu khawatir,”ungkap Lukman Abunawas.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sultra, Hj.Isma mengatakan penggajian PNS semua diatur oleh negara. “Terkait PNS diatur oleh negara dan rujukan kita di pemerintah pusat. Kami belum menerima aturan terkait gaji PNS tahun 2021,” ujarnya.

Untuk diketahui, Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani, memastikan besaran gaji PNS atau ASN tahun 2021 masih sama dari tahun sebelumnya. Meskipun tidak ada kenaikan gaji, Askolani memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 PNS atau ASN tetap akan dibayarkan penuh. Tidak seperti tahun ini, THR dan Gaji ke-13 ASN atau PNS besarannya mengalami penyesuaian imbas adanya pandemi Covid-19. “Masih rencana, THR dan Gaji ke-13 tahun 2021 bisa diberikan full seperti pada tahun 2019. Kalau di tahun 2020 tidak diberikan full,” kata Askolani.

Terkait THR dan gaji ke-13 yang akan dibayar full, sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan PNS, prajurit TNI dan anggota Polri akan menerima THR dan gaji ke-13 secara penuh pada tahun 2021. Hal ini tercermin dalam alokasi anggaran belanja kementerian lembaga (K/L) yang mengalami peningkatan sebesar 23,1 persen pada tahun depan. “Gaji ke-13 dan THR (PNS) sesuai policy sebelumnya akan dibayarkan secara penuh sesuai dengan tunjangan kinerja,” kata Sri Mulyani.

Berdasarkan RAPBN 2021, pemerintah telah menganggarkan dana belanja Kementerian/Lembaga sebesar Rp 1.028,86 triliun. Angka itu naik dari anggaran sebelumnya yang hanya sebesar Rp 836,4 triliun. (rah/b/jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy