Forum GenRe Periode 2020-2022 Dikukuhkan

KEDNARIPOS.CO.ID — Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir punya perhatian besar terhadap kalangan milenial. Sebagai generasi pelanjut, kaum milenial harus dipersiapkan. Tidak hanya dibekali pengetahuan, namun mental dan karakter harus digembleng. Dengan begitu, mereka bisa menyusun rencana masa depannya. Salah satunya melalui Generasi Berencana (GenRe).

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (kanan) mengukuhkan forum Generasi Berencana (GenRe) Kota Kendari periode 2020 – 2022 di Hotel Claro Kendari kemarin

“Di GenRe, para remaja diarahkan menjadi remaja tangguh dan dapat berkontribusi dalam pembangunan. Mereka juga akan dibekali cara menyusun masa depan mulai pendidikan, karier, pekerjaan dan menikah sehingga terhindar dari pernikahan dini, seks pra nikah serta narkotika, psikotropika dan zat-zat adiktif (NAPZA),” kata Sulkarnain saat mengukuhkan forum Generasi Berencana (GenRe) Kota Kendari periode 2020 – 2022 di Hotel Claro Kendari kemarin.

Saat ini, remaja di Kota Kendari dihadapkan pada maraknya narkoba dapat memicu terjadinya hubungan seks pada remaja menyebabkan kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi, penyebaran infeksi menular seksual dan HIV/AIDS. Dari 43.453 jumlah remaja, 357 diantaranya (0,82 persen) melakukan pernikahan di usia dini.

Bukan hanya itu, data penyalahgunaan Narkoba per Oktober 2020 sebanyak 44 pecandu. Dari jumlah itu, 41 diantaranya (93 persen) berasal dari kaum remaja. Sementara penderita HIV/AIDS sebanyak 67 orang sebanyak 18 diantaranya (27 persen) adalah usia remaja (14-24 tahun).

Ia berharap GenRe menjadi wadah yang dapat membantu pemerintah dalam upaya pembentukan karakter bangsa di kalangan anak muda khususnya remaja di Kota Kendari menjadi generasi yang berkualitas yang selalu memberikan edukasi mengenai Triad KRR (Kesehatan Reproduksi Remaja) dan tiga resiko yang akan dihadapi oleh remaja di Kota Kendari yaitu Pernikahan Usia Dini, Sex Pranikah dan Napza.

“Melalui GenRe, diharapkan dapat membantu pemerintah didalam upaya pembentukan karakter bangsa dikalangan anak muda. Saya harap GenRe bisa menjadi wadah untuk mengembangkan karakter generasi muda diwilayah Kota Kedari dan menjadi karakter yang berkualitas,” kata Sulkarnain Kadir.

Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga BKKBN RI, dr Yani M.Kes mengatakan permasalahan di kalangan remaja ini ini merupakan ancaman bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Sebab tahun 2020-2030 diperkirakan akan muncul Generasi Emas sebagai bentuk dari Bonus Demografi. Di mana jumlah penduduk usia produktif lebih banyak dari penduduk usia non produktif.

“Kami sebagai perpanjangan tangan pemerintah mencanangkan suatu program yaitu Program GenRe yang dikembangkan dalam rangka penyiapan dan perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja melalui pemahaman tentang pendewasaan usia perkawinan. Sehingga mereka mampu melangsungkan ke jenjang pendidikan secara terencana, berkarir dalam pekerjaan secara terencana, serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus reproduksi,” katanya.

Sekedar informasi, selain pengukuhan duta GenRe Kota Kendari Periode 2020 – 2020, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir juga di daulat sebagai Ayah GenRe Kota Kendari. Dalam seremoni pengukuhan terasebut juga dirangkainkan dengan launching Program ‘4G’ (GenRe Goes to School, GenRe In Media, Be Inspiring dan GenRe Social ) Dinas Pengendalian Pendudukan dan KB Kota Kendari. (b/ags)

Data Kasus Remaja Oktober 2020
Pernikahan Dini 357 Orang
Penyalahgunaan Narkoba 41 Orang
Penderita HIV/AIDS 18 Orang
Remaja Kota Kendari 43.453 Orang

Wadah Genre
Pengembangkan Karakter Remaja
Bekali Pengetahuan tentang Permasalahan Remaja
Dibina jadi Remaja Tangguh
Penyiapan Kehidupan Secara Terencana
Mulai Pendidikan, Pekerjaan, Karier dan Perkawinan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *