Dinsos Pastikan Belum Ada Bantuan Dana Eksodus – Kendari Pos
Konawe Selatan

Dinsos Pastikan Belum Ada Bantuan Dana Eksodus

KENDARIPOS.CO.ID — Sejumlah warga di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Lainea Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), sempat dibuat resah. Mereka merasa dirugikan atas tindakan pungutan liar (Pungli) yang disebut dilakukan oleh oknum perangkat desa di wilayah tersebut. Salah satu warga yang mengeluh beberapa waktu lalu adalah La Ode Fani. Ia mengaku telah dimintai uang Rp 100 ribu oleh oknum tak bertanggung jawab. Meski sudah pernah diklarifikasi oleh kepala desa, warga ini masih belum puas. Ia terus mempertanyakan terkait kebenaran adanya bantuan kesejahteraan sosial itu.

Secara terpisah, Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, La Ode Muh. Satri, mengaku, hingga saat ini pihaknya masih belum mendapatkan informasi dari pusat, terkait ada atau tidaknya bantuan dana bagi eksodus. “Kami sudah mengirim surat ke Kemenko PMK, meminta untuk audiens terkait dana eksodus ini. Tapi sampai hari ini kita belum mendapatkan jawaban. Kami tetap menunggu agar bisa mendapatkan informasi sejelas-jelasnya seperti apa perkembangan dari pengurusan dana eksodus ini,” ujarnya, kemarin.

Meskipun belum mendapatkan laporan secara tertulis dari masyarakat terkait, pihaknya sudah mengambil langkah antisipasi dengan berkoordinasi pada sejumlah kabupaten di Sultra. “Kami sudah mengirimkan surat ke Dinsos Kabupaten se Sultra. Apa bila terjadi pemungutan seperti itu, di luar tanggung jawab kita dan itu sebagai pemungutan liar,” tegas Muh. Satri. Dikatakan, bukan saja menyurat ke Dinsos Kabupaten/Kota, namun pihaknya telah menyurat ke para kepala daerah yang ditandatangani Sekretaris Provinsi Sultra.

“Perihalnya, kita memohon agar bupati dan wali kota menindaklanjuti surat ini untuk menyampaikan kepada para camat dan desa maupun lurah, agar jika ada permintaan dana pada masyarakat yang dilakukan oknum-oknum tertentu, itu tidak benar adanya,” imbaunya. Ditambahkan, mekanisme mendapatkan bantuan eksodus tidak serta merta, melainkan harus melalui proses tertentu. Salah satunya melalui keputusan presiden (Keppres) serta verifikasi dan validasi (Verivali)

Untuk diketahui, Dana bantuan eksodus tersebut dari APBN dan Dinsos hanya melaksanakan keputusan dimaksud. Prosesi bantuan eksodus tidak seharusnya ada pungutan-pungutan biaya apa pun.
“Apa bila masyarakat eksodus terverivali, maka bantuan tersebut akan langsung diterima melalui rekening masing-masing,” tandasnya. (c/kam)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy