Covid-19 Center Siap Difungsikan : Kapasitas 40 Bed, Dilengkapi Laboratorium PCR

KENDARIPOS.CO.ID — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari telah merampungkan pembangunan ruang isolasi pasien Covid-19 (Covid-19 Center) atau Infection Center (IC), kemarin. Gedung dengan kapasitas 40 bed itu rencananya akan diresmikan Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, Senin (30/11) mendatang.

Pembangunan gedung ruang isolasi pasien Covid-19 (Covid-19 Center) atau Infection Center (IC) telah rampung. Gedung dengan kapasitas 40 bed itu rencananya akan diresmikan Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, Senin (30/11) mendatang.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari dr. Sukirman menjelaskan, ruangan IC dibangun untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan penyakit infeksius khususnya Covid-19. “Gedung IC ini berfungsi sebagai penanganan penyakit infeksi yang terpusat satu area, dimana sebelumnya area perawatan penyakit infeksi tersebar di empat area. Ini berisiko terhadap pelayanan,” ungkapnya kemarin.

Bangunan IC kata dia, terdiri dari Unit Gawat Darurat (UGD) 24 jam yang dilengkapi dengan ruang dekontaminasi, Laboratorium Biomolekuler yang akan melayani pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR). Selain itu, layanan Radiologi yang dilengkapi dengan mobile XRay. Ruang tindakan yang dapat digunakan untuk pelayanan tindakan-tindakan medis terkait infeksi, ruang pemulasaran jenazah, ruang perawatan intensif (ICU) yang menampung enam tempat tidur.

Bukan hanya itu, IC turut dilengkapi depo farmasi dan ruang perawatan biasa sebanyak 40 kamar yg dilengkapi dengan fasilitas bed, oksigen sentral, kamar mandi, AC, exhaust fan, hepafilter dan akses wifi. Ruangan IC ini merupakan sarana untuk memenuhi kebutuhan pelayanan penyakit infeksi (Covid-19, Tuberkulosis/TB paru,HIV/AIDS).

“Ini merupakan upaya percepatan penurunan angka kematian akibat penyakit infeksi serta pencegahan komplikasi akibat penyakit infeksi, misalnya Pneumonia dan gagal nafas. Fasilitas ini juga dilengkapi dengan pelayanan oleh tim tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, radiografer dan tenaga kesehatan lainnya,” jelasnya.

Terpisah, Wali Kota Kendari menyambut baik rampungnya Covid-19 Center. Menurutnya, pembangunan terbilang sangat cepat karena hanya memakan waktu sekira 4 bulan saja (Agustus – November). Hadirnya Covid-19 Center, setidaknya bisa mengurai jumlah pasien Covid-19 yang ada di rumah sakit rujukan.

“Setiap hari ada saja penambahan kasus baru dan pasien yang dirawat dirumah sakit. Sehingga hadirnya Covid-19 setidaknya bisa sedikit mengurai jumlah pasien yang dirawat di RS sekaligus sebagai pemisah antara pasien Covid-19 dan yang non Covid-19. Supaya mereka juga nyaman,” kata Sulkarnain.

Selain sebagai pemisah pasien Covid-19 sambungnya, IC sudah dilengkapi dengan laboratorium PCR. Dia yakin hadirnya alat PCR akan semakin mempercepat proses penanganan Covid-19 di Kota Kendari. Pasalnya, jika ditemukan masyarakat yang terkonfirmasi positif, maka segera dilakukan perawatan, sementara bagi mereka yang dinyatakan negatif tentu disarankan untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kestabilan imunitas tubuh.
“Setidaknya nanti sudah ada kepastian. Dan tentunya kita tidak perlu menunggu hasil laboratorium yang lama seperti sebelumnya. Karena jika kita punya sendiri alatnya (PCR) itu hanya butuh waktu 1-2 menit untuk tahu hasilnya seseorang terpapar (Covid-19) atau tidak,” jelas Sulkarnain. (b/ags)

Fasilitas IC RSUD Kota Kendari
-UGD 24 Jam Dilengkapi Ruang Dekontaminasi,
-Laboratorium Biomolekuler yang Layani Pemeriksaan PCR
-Radiologi Dilengkapi Mobile XRay
-Ruang Tindakan Medis
-Ruang Pemulasaran Jenazah,
-ICU Menampung 6 Bed
-Depo Farmasi
-40 Bed Ruang Perawatan
-Dilengkapi Oksigen Sentral, Exhaust Fan, Hepafilter dan Akses Wifi.

Kasus Covid di Kota Kendari
Kemarin, Hingga Pukul 15.00 Wita
Positif 3.219 Orang
Perawatan 622 Pasien
Sembuh 2.560 Pasien
Meninggal Dunia 37 Orang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *