Bupati Konawe Instruksikan PBM Tatap Muka Segera Digelar – Kendari Pos
Konawe

Bupati Konawe Instruksikan PBM Tatap Muka Segera Digelar


KENDARIPOS.CO.ID — Bupati Konawe Kery S.Konggoasa punya kepedulian tinggi terhadap nasib pendidikan siswa sekolah menengah di Kabupaten Konawe. Proses belajar mengajar (PBM) secara daring (online) selama pandemi Covid-19 dinilai tidak begitu optimal. Siswa maupun guru hanya mengandalkan gawai dan jaringan internet untuk melaksanakan proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) dari rumah masing-masing. Praktis sudah delapan bulan lamanya, siswa dibelenggu metode PJJ atau belajar dalam jaringan (daring/online). Pada sisi lain, tak semua wilayah di Kabupaten Konawe terjangkau dengan jaringan internet.

Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa sangat memedulikan nasib siswa di Kabupaten Konawe yang belajar dari rumah selama berbulan-bulan. Kery ingin belajar tatap muka segera digelar. Dinas Dikbud Konawe diminta mendesain formulasinya namun tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat

Metode daring yang diterapkan selama pandemi di setiap satuan pendidikan, memiliki sisi positif dan negatif. Kabar bagusnya, siswa bisa tetap menerima pembelajaran dengan bantuan alat telekomunikasi, meski tak seefektif belajar di dalam kelas. Kendati demikian, metode daring yang diterapkan berbulan-bulan, nyatanya membuat jenuh para pelajar. Siswa didik tak lagi konsentrasi menyerap ilmu yang diberikan guru di sekolahnya. Tak ada interaksi secara emosianal antara guru dan siswa.

Sebagai seorang kepala daerah di Konawe, Kery Saiful Konggoasa, rupanya dirundung kekhawatiran akan dampak negatif belajar via daring terhadap siswa didik di otoritanya. Apalagi di beberapa kesempatannya berkeliling wilayah Konawe, sebagian besar orang tua siswa memang meminta Bupati Konawe dua periode tersebut agar kembali mengaktifkan PBM klasikal alias tatap muka di dalam kelas.

“Sudah banyak orang tua di Konawe yang ketemu saya. Mereka minta kegiatan belajar di sekolah dibuka kembali. Kalau belajar online terus, mereka takut anaknya bodoh dan malas sekolah,” ujar Kery Saiful Konggoasa, kepada Kendari Pos, Kamis (26/11).

Kecemasan tersebut direspons Kery S Konggoasa dengan menginstruksikan secara lisan berupa wacana pembukaan PBM klasikal di jenjang pendidikan dalam naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konawe. Kery memerintahkan intansi terkait untuk secepatnya mengaktifkan proses pembelajaran di dalam ruang kelas. Namun dengan catatan, tetap mempertimbangkan status penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut serta pengetatan protokol kesehatan (prokes) pada sekolah yang nantinya dibolehkan menggelar PBM klasikal.

“Kita kembalikan ke Dikbud Konawe, bagaimana persiapannya. Kalau menurut saya, sekarang sudah tidak ada masalah. Lebih bagus sekolah itu dibuka saja tapi tetap memperhatikan prokes pencegahan penyebaran Covid-19,” tambah mantan Ketua DPRD Konawe itu.

Bupati Konawe Kery S.Konggoasa menyadari, instruksi lisan yang dilontarkannya bakal direspons beragam beberapa pihak, termasuk warganya sendiri. Sebagian warga pasti menganggap instruksi tersebut bisa membahayakan nasib siswa. Yang mana, pelajar kian rentan tertular wabah karena dibiarkan beraktivitas di luar rumah. Namun Kery meyakini, proses penularan virus corona kembali lagi ke pribadi masing-masing.

Tak ada jaminan bagi warga yang berada di dalam rumah bisa terbebas dari paparan Covid-19. Pun sebaliknya. Meski seseorang berada di luar rumah, namun dengan menerapkan standar prokes penanganan Covid-19, maka penyebaran wabah bisa diminimalisir.

“Kasihan anak-anak kita sudah beberapa bulan belajar dari rumah. Covid-19 ini kan tidak bisa kita lihat, jadi biar di rumah, ancaman itu tetap ada. Yang penting para siswa dan guru tetap patuhi prokes, memakai masker, mencuci tangan dengan bersih dan menjaga jarak. Sekolah juga harus disemprotkan disinfektan supaya lebih aman,” ungkap Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPW PAN Sultra tersebut.

Merespons instruksi lisan Bupati Konawe itu, Kepala Dinas Dikbud Konawe, Suriyadi menuturkan, pihaknya telah berkonsultasi dengan tim gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) Covid-19 Konawe. Hasilnya, 13 dari 29 kecamatan se-Konawe diberi lampu hijau untuk menggelar PBM klasikal.

Ia menyebut, 13 wilayah tersebut oleh GTPP Covid-19, sudah diklaster sebagai zona hijau oleh pemerintah kabupaten (pemkab) Konawe. Asumsinya, angka kasus positif, kasus sembuh dan dalam pengawasan medis, berada dalam batas yang masih bisa ditolerir bahkan nihil. Sehingga, 13 kecamatan itu digolongkan wilayah-wilayah yang dianggap aman dari penyebaran Covid-19.
“Lonjakan kasusnya tidak begitu besar. Ada juga yang memang sudah nol kasus. 13 wilayah itu diantaranya kecamatan Lambuya, Onembute, Latoma, Routa,” beber Suriyadi.

Suriyadi meminta, pihak sekolah yang sudah mendapat rekomendasi PBM tatap muka oleh pemkab Konawe, menerapkan standar prokes Covid-19 dengan baik. Sehingga, proses pembelajaran yang digelar disekolah tersebut bukan malah menjadi klaster baru penyebaran wabah. “Untuk formulasi pembelajarannya, kita kembalikan ke sekolah masing-masing. Apakah mau sistem sif atau pengurangan jam belajar, terserah dari pihak sekolah,” terangnya.

Suriyadi menambahkan, pekan lalu pihaknya juga telah melakukan video conference (vidcon) dengan tim gugus Covid-19 pusat. Dalam kesempatan vidcon itu, pemerintah pusat menginstruksikan setiap daerah mempersiapkan rencana pembukaan PBM tatap muka serentak dalam waktu dekat. Jika tak ada aral, rencananya pada Januari 2021 semua satuan pendidikan se-Indonesia sudah boleh kembali belajar tatap muka di dalam kelas.

Menurut Suriyadi, kebijakan itu harus tetap dibarengi dengan penerapan standar protokol kesehatan (prokes) penanganan Covid-19 di semua jenjang pendidikan. “Tahun 2021 serentak (PBM tatap muka). Itu instruksi pusat. Awal Januari 2021, kita buka secara keseluruhan. Kalaupun ada peningkatan kasus, kita akan evaluasi lagi,” tandas mantan Sekretaris Dinas Dikbud Konawe itu. (adi/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy