Bangun Jalan Baru Tahun Depan, La Bakry Siapkan Anggaran Rp.57 Miliar – Kendari Pos
Buton

Bangun Jalan Baru Tahun Depan, La Bakry Siapkan Anggaran Rp.57 Miliar

KENDARIPOS.CO.ID — Sebuah proyek besar tengah disiapkan Pemkab Buton untuk masyarakat. Duet Bupati Buton La Bakry dan Wakil Bupati Buton, Iis Elianti kini tinggal menunggu waktu untuk mempersembahkan infrastruktur jalan baru. Akses itu dimaksudkan sebagai jalur bagi kendaraan tambang agar tidak melewati kompleks permukiman warga. Panjangnya diplot sekira 28,5 kilometer dengan lebar 6 meter.

La Bakry

Anggaran pun sudah siap, jika tak ada aral melintang, Januari 2021 pengerjaan fisiknya sudah dimulai.
Bupati Buton
La Bakry, mengatakan saat ini proses desain tengah berjalan. Setelah desain jalan tuntas, langsung bergerak di lapangan. “Sebenarnya kita rencanakan tahun ini sudah dikerjakan. Tapi terhambat adanya wabah Covid-19, sehingga molor. Selain itu, pinjaman yang kita usulkan baru disetujui September lalu. Tidak cukup lagi waktunya jika digarap saat ini,” kata La Bakry kepada Kendari Pos, kemarin.

Lanjut dia, pekerjaan jalan tersebut ditarget tuntas tahun depan. Sebab anggarannya dipastikan sudah ada. Dan tidak tergantung lagi dengan dana transfer atau Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Sumber anggarannya dari dana pinjaman. Kita meminjam Rp.145 miliar. Jadi kita ambil sebagian dari dana pinjaman untuk proyek jalan. Soal pinjaman itu, kita sudah teken kontrak dengan Bank Sultra,” ungkap La Bakry.

Sembari proses perencanaan berjalan, Pemkab Buton juga tengah mengajukan penurunan status hutan lindung untuk jalur jalan baru yang akan dibangun tersebut. “Aksesnya itu kan melewati hutan lindung. Jadi kita sedang usulkan di Pemerintah Provinsi supaya ada penurunan, setelah itu baru bisa dikerjakan,” jelas La Bakry.

Menurutnya, pada sepanjang jalan itu khususnya hutan lindung, masyarakat dilarang untuk mengolah menjadi lahan perkebunan. Sebab izin penurunan status lahan hanya pada lintasan jalan dan jembatan. “Biasanya begitu ada jalan, orang berlomba-lomba buka kebun. Tapi untuk di jalan baru ini, kalau itu hutan lindung maka tidak boleh berkebun. Kecuali hutan produksi,” tegasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas PU Buton, Jufri Tandena, mengatakan, proyek tersebut baru saja lelang perencanaan. Proyeksi penuntasannya ditarget rampung dalam satu tahun. “Anggarannya Rp 57 miliar. Kalau mencukupi, akhir tahun depan itu sudah teraspal,” katanya.

Jufri merinci proyek jalan sepanjang 28,5 kilometer menghubungkan Montowu dan Lawele. Proyeknya jalan dilelang dalam dua kegiatan. Pertama, 14 kilometer lebih dari arah Montowu. Kedua, 14 kilometer lagi dari Lawele. Sehingga pekerjaan tersebut bertemu di tengah. (lyn/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy