Asrun Lio Minta Generasi Muda Lestarikan Budaya – Kendari Pos
Nasional

Asrun Lio Minta Generasi Muda Lestarikan Budaya

KENDARIPOS.CO.ID — Pagelaran seni budaya kolaborasi Kendari Pos dan Dinas Dikbud Sultra menjadi panggung pelestarian budaya daerah sekaligus mendulang prestasi. Belasan pelajar di Kota Kendari berkompetisi dalam lomba pidato bahasa daerah dan tarian daerah dalam gebyar pagelaran seni budaya di Graha Pena Kendari Pos.

Kadis Dikbud Sultra Asrun Lio (empat kiri), Dirut Kendari Pos Irwan Zainuddin
(lima kiri), Asisten Intelijen Kejati Sultra Dian Frits Nalle (tiga kiri), Kabid Hukum Polda Sultra Kombes Pol La Ode Proyek (empat kanan), Direktur Kendari Pos La Ode Diada Nebansi (kiri), perwakilan Korem 143/HO, perwakilan UD. Maju Motor, Salmi Usman (tiga kanan) serta perwakilan TP PKK Sultra foto bersama usai pembukaan Pagelaran Seni Budaya Sultra 2020 di aula Graha Pena Kendari Pos, Selasa (24/11).

Kepala Dikbud Sultra, Asrun Lio mengapresiasi Harian Kendari Pos yang peduli terhadap pelestarian budaya bangsa khususnya budaya Sultra. Menurutnya, kebudayaan daerah adalah aset bangsa yang tak ternilai harganya. Melalui pagelaran seni budaya ini, diharapkan para pelajar di Sultra bisa lebih mengenal dan mencintai budayanya sebagai kekayaan daerah Sultra yang juga kekayaan bangsa Indonesia.

“Sultra punya potensi kekayaan alam yang cukup besar. Akan tetapi, kekayaan alam itu pada masanya akan habis. Misalnya emas dan kekayaan nikel. Saat ini terus digali. Potensinya akan habis. Itu pasti. Kita juga punya kekayaan nikel. Tapi apakah 10 – 20 tahun kedepan sumberdaya alam ini akan tetap ada? Sehingga Sultra kalau mau maju kedepan yang bisa di gali adalah potensi kebudayaan,” jelas Asrun saat membuka pagelaran seni budaya di Graha Pena Kendari Pos, Selasa (24/11) kemarin.

Menurut Asrun, potensi kebudayaan semakin digali, maka akan semakin kaya suatu daerah atau bangsa. Pasalnya, kebudayaan adalah potensi pendapatan. “Kita harus menggali kekayaan budaya. Inilah cita-cita mulia Gubernur Sultra melalui program unggulannya Sultra Beriman dan Berbudaya. Visi itu bermakna adalah menggali potensi kebudayaan kita lalu kemudian kita pelihara lalu kita jual sebagai salah satu produk,” kata Asrun.

Ia berharap, melalui pagelaran seni budaya ini, para generasi muda Sultra bisa lebih mengenali dan belajar untuk mencintai budayanya. “Generasi milenial adalah generasi yang bisa membawa dan mengangkat kebudayaan Sultra ini menjadi sesuatu yang bermakna, berarti dan mempunyai nilai. Mari kita mendukung semua upaya ini demi kemajuan kebudayaan,” kata Asrun.

Asrun menegaskan kaum milenial dan para pelajar menjadi garda terdepan pelestarian budaya daerah Sultra. “Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi. Mulai sekarang jangan ragu menggunakan bahasa daerah sebagai kekayaan dan sebagai identitas kebudayaan. Dan kegiatan seperti ini akan terus kita lakukan sesuai dengan konsep pembangunan Sultra yakni meningkatkan pendidikan dan kebudayaan. Keduanya harus berjalan bersama-sama. Karena inilah yang bisa menjadi harapan kita di masa depan,” jelas Asrun.

Direktur Utama Kendari Pos Irwan Zainuddin mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sultra dalam hal ini Dikbud Sultra yang sudah mendukung dan menyukseskan pagelaran seni budaya yang sudah keempat kalinya digelar ini.

Irwan Zainuddin mengatakan pagelaran seni budaya yang dilaksanakan merupakan salah satu wadah agar budaya Sultra bisa bertahan di tengah gempuran era digitalisasi dan perkembangan zaman dan bisa tetap eksis di tengah generasi milenial. “Kita tahu generasi milenial adalah generasi yang melek dengan teknologi sehingga harus dibangkitkan semangatnya untuk mencintai budaya lokal Sulawesi Tenggara. Menjadikan budaya Sultra sebagai identitas kita sebagai warga Sultra. Sehingga pagelaran ini bisa jadi salah satu opsinya,” kata Irwan Zainuddin.

Disisi lain, lanjut Irwan Zainuddin, media di era digitalisasi dan kemajuan teknologi saat ini juga harus beradaptasi. Sehingga perubahan ini harus dimaknai sebagai sebuah kekokohan, eksistensi masyarakat. Dalam memaknai era teknologi ini, kata Irwan, adalah sebagai sebuah kemudahan bagi masyarakat. Entah itu kemudahan dalam bekerja, dalam pendidikan maupun kemudahan lainnya.

“Akan tetapi kita tidak boleh lupa dengan budaya. Kita punya budaya yang telah diwariskan nenek moyang kita, yang harus kita hidupkan dan harus lestarikan, salah satunya melalui pagelaran seni budaya ini,” ujar Irwan Zainuddin sembari berharap, sebagai anak bangsa, khususnya warga Sultra sudah sepatutnya berbangga dengan budaya yang ada dan menjadikannya sebagai identitas diri masyarakat Sultra. (ags/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy