Asrun Lio Bahas Asesmen Nasional di Kendari Pos Channel – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Asrun Lio Bahas Asesmen Nasional di Kendari Pos Channel

Teknologi informasi berkembang begitu pesat. Sektor usaha diperhadapkan pada situasi era disrupsi. Perusahaan media massa dituntut inovatif dan kreatif untuk menyiasati era disrupsi dan kompetisi dalam industri media. Harian Kendari Pos sejak dini telah menerapkan beragam inovasi agar tetap eksis di tengah gempuran teknologi informasi yang datang bak badai.

Kepala Dinas Dikbud Sultra, Asrun Lio (dua dari kiri) menerima trofi Kendari Pos Award 2020 dari Direktur Utama Kendari Pos, Irwan Zainuddin (dua dari kanan) yang didampingi Direktur Kendari Pos La Ode Diada Nebansi (kiri) dan Kepala Biro Direksi Kendari Pos, Sawaluddin Lakawa (kanan) di Graha Pena Kendari Pos, Jumat (6/11) kemarin

Harian Kendari Pos dalam komando duet Direktur Utama (Dirut) Kendari Pos, Irwan Zainuddin dan Direktur La Ode Diada Nebansi hadir dengan berbagai terobosan gemilang untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan informasi yang bervariasi. Dirut Kendari Pos, Irwan Zainuddin menyebut inovasi itu bernama konvergensi media yakni koran Kendari Pos, saluran youtube Kendari Pos Channel, update news Kendari Pos, media online kendarinews.com dan kendaripos.co.id.

Konten Kendari Pos Channel menampilkan diskusi tentang isu aktual bersama narasumber berkompeten di bidangnya. Sebut saja, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Asrun Lio dan Dirut Kendari Pos, Irwan Zainuddin yang mengulas tentang konvergensi media.

Direktur Utama Kendari Pos, Irwan Zainuddin menjelaskan tentang konvergensi media sebagai inovasi Kendari Pos. Topik ulasan sentral narasumber dalam Kendari Pos Chanel akan diterbitkan pula dalam koran Kendari Pos, update news Kendari Pos, kendarinews.com, dan kendaripos.co.id. Tentu dengan pengambilan angle (sudut pandang) dan sajian yang beragam. Sehingga suguhan informasi yang di tampilkan benar-benar komprehensif dan berintegrasi satu sama lain.

Dengan begitu, di harapkan masyarakat Sultra dan Indonesia mendapatkan informasi yang sempurna dan kredibel. “Ini bagian dari mengokohkan eksistensi agar konsisten berjaya dari zaman ke zaman. Termasuk persiapan memasuki tahun 2021, dengan melihat dan memanfaatkan peluang yang ada. Sehingga instrumen kekuatan senantiasa terawat dan terus tumbuh,” kata Irwan Zainuddin, Jumat (6/11).

Sebagai media pertama dan terbesar di Sultra, sambung Irwan Zainuddin, koran Harian Kendari Pos akan terus berinovasi demi memenuhi kebutuhan pembaca yang sangat beragam. Di satu sisi pergerakan kontrol atas kinerja pemerintah maupun situasi sosial tetap menjadi bagian dari pemberitaan. Agar tatanan iklim peradaban di Sultra ini senantiasa kondusif dan bergerak ke arah yang lebih maju.

“Peran media massa sangat vital dalam tatanan pemerintahan yang penuh dinamika. Makanya kami terus berusaha dan bekerja keras menampilkan informasi yang berdampak efektif untuk perubahan di tengah masyarakat dan bagi kemajuan daerah,” ungkap Irwan Zainuddin.

Sementara itu, saat hadir sebagai pembicara Kendari Pos Channel, Asrun Lio mengulas tentang Asesmen Nasional (AN) sebagai pengganti Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) tahun pelajaran 2021 nanti. Menurut Asrun Lio, AN ini adalah salah satu bentuk transformasi belajar. AN bukan hanya sebagai pengganti UN dan USBN, melainkan penanda perubahan paradigma tentang evaluasi pendidikan.

AN tidak lagi mengevaluasi capaian peserta didik secara individu, akan tetapi mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil. “Bentuk AN ini akan berbeda dengan UN ujian nasional pada umumnya,” ujar Asrun Lio di Graha Pena Kendari Pos, Jumat (6/11) kemarin.

Asrun Lio menjelaskan AN terdiri dari Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), survei karakter dan survei lingkungan belajar. AKM mengukur capaian peserta didik dari hasil belajar kognitif yaitu literasi dan numerasi. AKM ini menjadi syarat bagi peserta didik berkontribusi di dalam masyarakat.

Sedangkan survei karakter dirancang untuk mengukur capaian peserta didik dari hasil belajar sosial dan emosional berupa pilar karakter untuk mencetak profil pelajar yang kritis dan kreatif. “Adapun survei lingkungan belajar digunakan untuk pemetaan secara nasional terkait aspek pendukung kualitas pembelajaran di lingkungan sekolah. Hasil AN dilakukan sebagai pemetaaan dasar kualitas pendidikan nyata di lapangan dan tidak ada konsekuensi bagi sekolah,” ungkap Asrun Lio.

Dalam AN sekolah tidak perlu melakukan persiapan khusus berupa latihan soal namun harus menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan. “Selain itu, sekolah tidak perlu lagi membimbing khusus peserta didik untuk dapat menjawab soal AN itu. Karena yang diukur adalah kemampuan minimum,” imbuh Asrun Lio.

Dikbud Sultra intens menyosialisasikan AN sebagai persiapan penerapan pengganti UN itu. AN berlaku untuk seluruh SMA dan SMK. Khusus SMK akan tetap ada uji kompetensi keahlian. AN untuk siswa SMA akan berlaku pada minggu pertama Maret 2021 dan AN untuk SMK akan diujikan pada minggu ketiga Maret 2021. (m6/rah/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy