AS Tamrin Canangkan Penataan Benteng Keraton – Kendari Pos
Bau-bau

AS Tamrin Canangkan Penataan Benteng Keraton


KENDARIPOS.CO.ID — Benteng Keraton Buton menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung di Kota Baubau. Status sebagai benteng terluas di dunia menjadikanya sebagai salah satu situs sejarah yang terkenal di seluruh Indonesia bahkan mancanegara. Keberadaan benteng keraton memberi peluang besar bagi Kota Baubau untuk mengembangkan sektor pariwisata. Wali Kota Baubau, AS Tamrin, mengatakan, benteng keraton menjadi salah satu destinasi wisata andalan. Keberadaanya sangat potensial untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Hanya saja semua perlu ada sentuhan penataan dan pengembangan infrastruktur sebagai penunjang. Khsusnya tempat penginapan.

AS Tamrin

“Yang paling utama bagi wisatawan adalah tempat untuk istirahat. Tidak perlu mewah, yang terpenting harus bersih, nyaman dan tenang untuk beristirahat,” ujarnya, kemarin. Soal fasilitas akomodasi di kawasan benteng keraton, Wali Kota Baubau dua periode itu sudah memikirkan. Pihaknya akan membangun komunikasi dengan warga yang tinggal dalam kawasan benteng agar rumah mereka dijadikan home stay. “Nanti sistemnya pengelolaannya bagi hasil. Masyarakat mendapatkan sewa rumah dan Pemkot menerima peningkatan PAD,” terangnya.

Kata Ketua DPD PAN Kota Baubau itu, nantinya rumah yang ada dalam kawasan benteng seluruhnya berarsitektur tradisonal dengan model panggung dengan bahan dasar kayu. Semua itu dapat memberikan kesan natural seperti jaman Kesultanan. “Makaya tidak boleh lagi membangun sembarang dalam kawasan benteng. Kita harus jaga keasliannya,” tegas AS Tamrin. Selain home stay, pihaknya juga berencana untuk menata dan menertibkan parkiran. Sehingga tidak ada lagi kendaraan yang masuk dan parkir dalam kawasan benteng. “Kita jadikan benteng keraton sebagai kawasan bebas asap. Nantinya tidak boleh lagi kendaraan masuk dalam kawasan benteng. Seperti saya misalnya yang memiliki rumah dalam benteng keraton, maka mobilku tidak boleh masuk ke dalam. Harus parkir di tempat yang disediakan,” papar AS Tamrin.

Pihaknya menggagas untuk menyiapkan alat transportasi lain untuk masuk dalam kawasan benteng, seperti sepeda. “Jadi kalau mau jalan-jalan melihat keindahan benteng keraton, pengujung harus menggunakan sepeda,” tandas Baubau-1 itu. (c/ahi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy