31 Desember, Proyek di Konawe Ditarget Tuntas! – Kendari Pos
Aneka

31 Desember, Proyek di Konawe Ditarget Tuntas!


KENDARIPOS.CO.ID — Jauh hari, Sekretaris Kabupaten (Sekab) Konawe, Ferdinand Sapan, sudah mewanti-wanti para pelaksana proyek kegiatan fisik yang didanai dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) maupun anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Mereka didesak supaya mempercepat penyelesaian pekerjaan sebelum 31 Desember mendatang. Ferdinand menyebut, masa anggaran 2020 yang tinggal sebulan lebih, harus digunakan untuk memaksimalkan serapan APBD Perubahan ataupun proyek mandatory yang berasal dari dana transfer pusat. Terkhusus kegiatan mandatory, Ferdinand tak ingin Pemerintah Kabupaten (pemkab) Konawe diberi sanksi penalti dari pusat hanya lantaran realisasi proyek fisik tersebut tak kunjung rampung hingga akhir Desember 2020.

Ferdinand Sapan

“Kalau kena penalti, bisa-bisa pekerjaan yang sifatnya mandatory pusat, anggarannya nanti dibebankan ke kita (Pemkab). Makanya saya ingatkan, proyek mandatory misalnya dari dana alokasi khusus (DAK), wajib selesai sebelum 31 Desember. Baik dari segi fisiknya maupun realisasi keuangannya,” tegas Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Konawe itu, Minggu (15/11).

Serupa dengan proyek mandatory pusat, Ferdinand juga meminta kegiatan fisik yang didanai APBD Konawe agar dirampungkan sesuai deadline waktu. Sisa waktu di pengujung tahun 2020, harus segera disiasati pelaksana teknis terkait untuk memaksimalkan serapan anggaran proyek fisik yang bersumber dari APBD Perubahan tersebut. “Saya ingatkan, waktu kita ini tidak bisa diubah. Yang bisa dilakukan itu adalah menambah tenaga, menambah jam kerja, serta memastikan bahan material tersedia. Selama mereka ikuti arahan ini, saya yakin itu bisa dikebut,” optimisnya.

Disamping penegasannya terhadap proyek fisik kaitannya menyangkut serapan anggaran, lanjut Ferdinand, secara umum persoalan serapan dana APBD Perubahan Konawe tahun 2020 tak usah dirisaukan secara berlebihan oleh tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia meyakini, anggaran yang tersisa saat ini pasti tetap terserap. Yang mesti mendapat atensi saat ini, menurut mantan Kepala BPKAD Konawe itu, yakni bagaimana masing-masing OPD tetap memastikan tugas dan fungsinya berjalan dengan baik. Sebab jika fokusnya hanya menyerap anggaran saja, pada akhirnya orientasi tiap OPD hanyalah bagaimana agar uang yang ada tersebut bisa cepat dihabiskan.

“Padahal itu sangat keliru. Sekarang anggaran berbasis kinerja bukan begitu. Akan tetapi, harus mempertimbangkan seberapa besar input yang diberikan, berapa besar hasilnya, dan yang lebih penting manfaatnya. Kalau itu tidak ada, ngapain harus paksakan serapannya,” tandas Ferdinand. (b/adi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy