24 Pegawai di Kolaka Reaktif, Puskesmas Ditutup Sementara – Kendari Pos
Kolaka

24 Pegawai di Kolaka Reaktif, Puskesmas Ditutup Sementara


KENDARIPOS.CO.ID — Tenaga kesehatan (Nakes) menjadi salah satu profesi yang rawan tertular Covid-19. Berdasarkan data terakhir yang diterima dari Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kolaka, jumlah Nakes di Bumi Mekongga yang telah terpapar Covid-19 sebanyak 38 orang. Jumlah tersebut berpotensi bertambah karena berdasarkan hasil rapid test, 24 pegawai Puskesmas Kolaka dinyatakan reaktif.

24 pegawai Puskesmas Kolaka masih menunggu hasil swab pasca dinyatakan reaktif sesuai uji rapid. Untuk mengantisipasi hal tak diinginkan, pelayanan ditutup sementara.

“24 pegawai Puskesmas Kolaka ini memang belum dipastikan positif karena hasil swabnya belum keluar. Jadi kami masih menunggu hasil swab untuk memastikan apakah mereka terpapar Covid-19 atau tidak,” jelas Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kolaka, dr. Muhammad Aris, Kamis (19/11). Untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang tak diinginkan, maka kata Aris, pihaknya menutup sementara Puskesmas Kolaka. Hanya saja, dirinya tak dapat menyebutkan kapan pelayanan di sentra kesehatan masyarakat tersebut kembali dibuka.

“Hari ini kami lakukan swab terhadap 24 pegawai tersebut dan melakukan penutupan sementara terhadap Puskesmas Kolaka. Kami belum dapat menentukan kapan kembali dibuka karena kami masih menunggu hasil swab 24 pegawai yang dinyatakan reaktif tersebut,” ujarnya. Untuk diketahui, penutupan layanan Puskesmas di Kabupaten Kolaka juga pernah dilakukan. Puskesmas Baula dan Pomalaa saat itu ditutup sementara karena ada pegawainya yang terpapar Covid-19. Namun, pelayanan pada kedua puskesmas tersebut sudah kembali dibuka. (c/fad)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy