Vaksin, Faedah atau Musibah? Oleh : Dr.Dewi Maharani – Kendari Pos
Nasional

Vaksin, Faedah atau Musibah? Oleh : Dr.Dewi Maharani


KENDARIPOS.CO.ID — Mengamati kondisi di saat pandemik terkait vaksin yang akan digunakan oleh pemerintah dalam mengantispasi merebaknya Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) terjadi pro-kontra di tengah masyarakat.

Dr. Dewi Maharani, S.IP., M.Si Dosen Pascasarjana Universitas Majalengka

Ada yang pro dan ada yang kontra, menyebabkan masyarakat juga bingung mengambil keputusan terhadap vaksin tersebut. Pengambilan keputusan dapat dianggap sebagai suatu hasil atau keluaran dari proses mental atau kognitif yang membawa pada pemilihan suatu jalur tindakan diantara beberapa alternatif yang tersedia. Setiap proses pengambilan keputusan selalu menghasilkan satu pilihan final.

Menurut George R. Terry pengambilan keputusan adalah pemilihan alternatif perilaku (kelakuan) tertentu dari dua atau lebih alternatif yang ada. Demikian juga Sondang P. Siagian menjabarkan bahwa pengambilan keputusan adalah suatu pendekatan yang sistematis terhadap hakikat alternatif yang dihadapi dan mengambil tindakan yang menurut perhitungan merupakan tindakan yang paling cepat. Sedangkan menurut Stoner, pengambilan keputusan adalah proses yang digunakan untuk memilih suatu tindakan sebagai cara pemecahan masalah.

Pengambilan keputusan yang salah akan dapat mengakibatkan hal terburuk yang akan menjadi dampak dari keputusan yang kita ambil. Saat yang tepat yang bisa dilakukan adalah memilah hal yang jauh lebih urgent manakala kita dihadapkan oleh dua pilihan yang sulit.

Kadang memilih itu bukan hal yang kita harapkan, karena di dalamnya ada beberapa alternatif yang tidak terprediksi akan seperti apa dampak dari keputusan yang kita ambil saat memilih, seperti halnya ketika memilih hal yang menurut kita baik belum tentu dampaknya akan baik pula. Manakala kita kurang bijak dalam memutuskan pilihan, dampaknya pun akan kurang maksimal sesuai dengan yang kita harapkan.

Banyak hal yang bisa kita lakukan saat dihadapkan dengan dua pilihan yang sulit, diantaranya: analisa yang matang, fokus pada permasalahan, sesuaikan solusi dengan masalah yang dihadapi, tarik benang merah hal yang dianggap skala prioritas, perhitungkan manajemen risiko dan pertimbangkan dengan bijak dampak yang terjadi akibat dari pengambilan keputusan terkait demi kepentingan bersama.

Manajemen risiko adalah satu teori yang harus diterapkan di dalam membangun bisnis atau usaha. Karena tanpa manajemen yang baik, pelaku usaha tidak bisa mendeteksi hal-hal buruk yang bisa menimpa perusahaan. Ironisnya perusahaan bisa mengalami penurunan atau kolaps tanpa bisa diketahui apa penyebabnya. Maka dari itu pengelolaan risiko adalah hal penting selain manajemen pemasaran dan manajemen bisnis selainnya. Sayangnya masih belum banyak yang mengetahui tentang teori manajemen ini. Termasuk pengetahuan terkait pengertian, komponen, jenis dan tujuan manajemen risiko dalam bisnis.

Manajemen risiko adalah segala proses kegiatan yang dilakukan semata untuk meminimalkan bahkan mencegah terjadinya risiko perusahaan. Di dalamnya ada kegiatan identifikasi, perencanaan, strategi, tindakan, pengawasan dan evaluasi terhadap hal-hal negatif yang kemungkinan akan menimpa usaha. Bisa dibilang juga jenis manajemen ini adalah suatu metode untuk mencegah perusahaan mengalami masalah, seperti kolaps, kerugian yang besar, gulung tikar, dijauhi klien dan semacamnya. Tentu strategi sistematis ini perlu dijalankan terutama untuk pebisnis pemula.

Seperti yang kita tahu bahwa vaksin corona yang saat ini tengah menjadi polemik di masyarakat.Temuan vaksin tersebut melahirkan kontroversi yang krusial di masyarakat. Pro dan kontra pun tak terelakkan terkait risiko dan manfaat dari pemakaian vaksin tersebut.

Banyak pihak yang membenarkan adanya manfaat tetapi banyak pula yang memprediksi justru vaksin tersebut akan menimbulkan bahaya bagi pemakainya. Kita tidak bisa melarang niat baik pemerintah terhadap masyarakat, namun tidak bisa juga kita memaksakan masyarakat untuk menerima begitu saja keputusan dari sebuah kebijakan. Dari kontroversi tersebut perlu kita apresiasi kebutuhan dan keyakinan masyarakat, sebagai pengguna.

Peran manajemen risiko sebagaimana yang telah penulis uraikan di atas menjadi rujukan utama dalam pengambilan keputusan. Pengambilan keputusan adalah pilihan individu yang tidak bisa kita tawar sebagai hak dasar yang hakiki melekat pada dirinya sebagai ciptaan Tuhan.

“Bahwa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang demokratis, kemerdekaan menyatakan pikiran dan pendapat sesuai dengan hati nurani dan hak memperoleh informasi, merupakan hak asasi manusia yang sangat hakiki, yang diperlukan untuk menegakkan keadilan dan kebenaran, memajukan kesejateraan umum, dan mencerdaskan kehidupan bangsa”. Demikian bunyi konsideran poin (b) Undang-Undang (UU) RI Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

Statemen UU ini jelas menggariskan bahwa menyatakan pendapat/pikiran dan hak memperoleh informasi adalah Hak Azasi Manusia (HAM) yang paling hakiki. Merujuk kepada daftar HAM yang harus dihormati negara (Pemerintah dan aparatnya, termasuk warga masyarakat), maka HAM menyatakan pendapat/pikiran dan HAM memperoleh informasi sama derajat-nya dengan HAM beragama dan HAM untuk hidup.

Keempatnya sama-sama didudukkan sebagai HAM yang sangat hakiki. Pengertian HAM yang sangat hakiki, atau biasanya juga dibahasakan sebagai HAM yang paling azasi adalah hak-hak azasi setiap orang yang tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun juga, termasuk oleh pemerintah/aparat. HAM yang sangat hakiki ini asalnya dari pencipta manusia, yakni Tuhan Yang Maha Esa, HAM yang dibawa sejak seseorang lahir ke dunia ini. Oleh karena itu, HAM-HAM ini ditempatkan pada posisi paling tinggi, yang wajib untuk dihormati tanpa pengecualian.

Penulis melihat banyak pembelajaran yang bisa diambil dari semua “rangkaian masalah” yang kita hadapi saat ini dan pada akhirnya semua bermuara pada titik keikhlasan kita sebagai individu yang memiliki ahlak dan moral yang selayaknya menjadi dasar ketulusan atas apa yang terjadi. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy