Tingkatkan Layanan Pendidikan, Asrun Lio Cetuskan Pemerataan Guru – Kendari Pos
Metro Kendari

Tingkatkan Layanan Pendidikan, Asrun Lio Cetuskan Pemerataan Guru

KENDARIPOS.CO.ID — Meningkatkan mutu pendidikan sudah menjadi tekad Asrun Lio, Phd sejak dipercaya menakhodai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara (Sultra). Beragam terobosan sudah ditunaikannya. Asrun Lio mantap menunaikan tekadnya itu dengan menata dan melakukan pemerataan guru.

Asrun Lio

Tujuannya bukan hanya semata-mata memberikan dan meningkatkan akses layanan pendidikan di wilayah pelosok serta demi kemajuan pendidikan di Sultra. Lebih dari itu agar para guru bersertifikasi untuk dapat menunaikan kewajibannya memenuhi jam mengajar.

Kepala Dinas Dikbud Sultra, Asrun Lio mengatakan perubahan mesti dibutuhkan demi memajukan dunia pendidikan di Sultra. Salah satunya melalui pemerataan guru-guru.
“Tentunya ini bisa untuk memudahkan bagi tenaga pendidik melaksanakan pembelajaran di sekolah. Karena tujuan dari program ini, adalah untuk lebih mendekatkan rumah guru dan sekolah tempatnya mengajar,” ujar Asrun didampingi Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dikbud Sultra, Syaiful, akhir pekan lalu.

Asrun Lio menambahkan pemerataan guru ini dapat membawa dampak signifikan terhadap penyediaan layanan pendidikan di setiap sekolah secara merata. “Pastinya ini adalah sebuah langkah yang terus akan dilakukan, untuk peningkatan mutu pendidikan. Dengan memberlakukan pemerataan, kami harapkan semuanya bisa mendapatkan akses layanan pendidikan, terutama di daerah-daerah terpencil. Sehingga ke depannya bisa memberikan perubahan bagi pendidikan di Sultra,” ungkap Asrun Lio.

Program pemerataan ini akan sepenuhnya dirancang khusus untuk menunjang kualitas guru. Karena merekalah yang menentukan masa depan anak-anak bangsa, sehingga nasib mereka harusdiperhatikan. “Pemerataan memang diperuntukkan untuk lebih memudahkan para guru, terutama bagi pasangan suami istri yang berpisah. Dalam program ini, kami bisa satukan mereka dalam satu sekolah yang sama. Ini dilakukan agar tidak ada lagi halangan serta beban ketika melaksanakan tugas,” jelas Asrun.

Sementara itu, Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dikbud Sultra, Syaiful menjelaskan program pemerataan memudahkan guru untuk meraih sertifikasi, karena banyak guru kesulitan untuk memenuhi jam mengajarnya, apalagi mereka yang berada di perkotaan. Nah, ketika mereka mengajar di pedesaan yang kekurangan tenaga pengajar, maka para guru bisa memenuhi jam mengajar. “Tentunya semua ini untuk kemajuan pendidikan di Sultra agar semakin baik dan terus meningkat,” papar Asrun Lio.

Syaiful menerangkan pemerataan guru itu nanti berbasis aplikasi dan akan diterapkan tahun 2021. Saat ini, Dinas Dikbud Sultra sedang mendesain aplikasinya dan menyiapkan akreditasinya. Data-data guru sudah tersedia dalam aplikasi itu nantinya. Sebut saja, data tempat tinggal, lokasi pasangan, dan pemenuhan jam sertifikasi. “Kami akan terus mempersembahkan kinerja positif untuk kemajuan pendidikan di Sultra,” tutup Syaiful. (m5/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy