Sulkarnain Ajak Masyarakat Awasi Anggaran Covid – Kendari Pos
Metro Kendari

Sulkarnain Ajak Masyarakat Awasi Anggaran Covid

KENDARIPOS.CO.ID — Penanganan wabah corona di Kota Kendari benar-benar menjadi perhatian serius. Pemkot Kendari bahkan rela menunda pengerjaan sejumlah proyek infrastruktur untuk dialihkan ke penanganan covid-19. Di sisi lain, pemerintah turut memastikan pengelolaan anggarannya tepat sasaran. Atas dasar itulah, Pemkot Kendari ikut melibatkan lembaga pemeriksa keuangan.

Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir mengatakan pengelolaan anggaran covid-19 akan dibuka secara transparan. Makanya, pihaknya mengajak masyarakat dan lembaga pemeriksa keuangan untuk melakukan pemantauan. Ia ingin memastikan efektifitas penggunaan anggarannya bisa mensupport penanganan covid-19 di Kota Lulo.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir saar menyalurkan bansos sembako kepada warga kurang mampu di Kecamatan Abeli beberapa waktu lalu

“Kami membuka ruang dialog bagi masyarakat yang ingin mengetahui tata kelola anggaran covid-19. Kami tak ingin ada persepsi liar di masyarakat karena minimnya informasi tentang penggunaan anggaran penanganan covid. Jadi, kami minta warga sama-sama mengawasi penggunaan anggaran ini,” kata Sulkarnain Kadir kemarin.

Hingga Oktober ini, realisasi anggaran covid-19 di Kota Kendari telah mencapai 70 persen atau sekitar Rp 35 miliar dari total pagu anggaran sebesar Rp 51 miliar. Anggarannya diperuntukkan untuk percepatan penanganan wabah seperti penyediaan sarana dan prasarana rumah sakit, obat-obatan dan insentif tenaga medis.

Bukan hanya itu, anggaran juga diperuntukkan sosialisasi kepada masyarakat untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak aman. Anggaran juga disalurkan kepada masyarakat dalam bentuk bantuan sosial (Bansos) tunai maupun sembako.

Dalam penggunaannya kata dia, tidak serta serta dibelanjakan begitu saja. Melainkan melalui kajian bersama yang melibatkan seluruh jajaran, akademisi dan pakar ekonomi sehingga kebijakan yang diambil tepat dan akuntabel. Pemkot tak mau terburu-buru menghabiskan sisa anggaran yang ada sekira Rp 16 miliar. Pasalnya, anggaran tersebut masih akan digunakan sampai tahun anggaran ini berakhir atau lebih tepatnya pada Desember mendatang.

“Kami sangat hati-hati menggunakannya. Kami masih atur ritme pemakaiannya karena kita masih ada empat bulan lagi untuk menyesuaikan sementara kita tidak tahu kapan pandemi ini akan berakhir. Kalau kita tidak ngatur ritmenya tiba-tiba terpakai seluruhnya kira-kira nanti bagaimana bulan berikutnya ? Oleh karena itu saya tekankan kepada jajaran untuk tidak terlalu boros dalam penggunaannya karena masih ada empat bulan yang akan kita jaga,” kata Sulkarnain. (b/ags)

Anggaran Covid-19 Kota Kendari
Realisasi Rp 35 Miliar Atau 70 Persen
Alokasi Rp 51 Miliar
Tersisa Rp 16 Miliar

Peruntukan
-Penyediaan Sarana dan Prasarana RS
-Obat-obatan
-Bantuan Sosial(Bansos)
-Sosialisasi Prokes
-Insentif Tenaga Medis.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy