Suket Hanya Berlaku 14 Hari, Penumpang Wajib Kantongi Rapid Test – Kendari Pos
Metro Kendari

Suket Hanya Berlaku 14 Hari, Penumpang Wajib Kantongi Rapid Test

KENDARIPOS.CO.ID — Warga yang ingin berpergian melalui Pelabuhan di Kota Kendari kini wajib mengantongi rapid test non-reaktif. Aturan ini tak hanya bagi penumpang yang akan berpergirian, namun juga yang tiba di Kota Kendari. Pembatasan perlintasan penumpang ini berlaku di pintu Pelabuhan di Kota Kendari terkecuali Pelabuhan Bungkutoko yang memang melayani peti kemas (barang).

“Kebijakan tersebut kami keluarkan dalam rangka upaya pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Kami sudah menyurat ke beberapa instansi terkait seperti KSOP, Pelindo, Petugas Keamanan Pelabuhan dan juga agen penjualan tiket kapal,” ungkap dr Laode Muhammad Hajar Dony, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Kendari kemarin.

Surat keterangan rapid test kata dia, berlaku paling lama 14 hari sejak surat tersebut diterbitkan dari rumah sakit, klinik atau fasilitas kesehatan lain yang telah ditetapkan oleh Dinkes. “Bagi yang tidak membawa rekomendasi perjalanan itu (surat keterangan rapid test), tentunya tidak diizinkan oleh berangkat. Itu demi kesalamatan penumpang lainnya,” kata Hajar Dony.

Terpisah, Kepala PT Pelni Cabang Kendari, Tavip Priadi menyambut baik himbauan KKP soal penyertaan surat keterangan hasil test cepat Covid-19 bagi penumpang yang hendak menggunakan transportasi kapal laut. Menurutnya, langkah itu sangat tepat untuk mencegah potensi penyebaran Covid-19.

Ia mengaku akan segera menindaklanjut di lapangan. Sebelum ada penyertaan surat keterangan hasil rapid test, pihaknya telah memberlakukan protokol kesehatan yang ketat di pelabuhan.

“Para penumpang diwajibkan menggunakan masker, kemudian wajib mengikuti serangkaian pemeriksaan kesehatan, seperti pengecekkan subu tubuh. Dan yang terbaru para penumpang saat membeli tiket kapal pelni diwajibkan menyertakan surat keterangan hasil rapid test dari rumah sakit, klinik atau fasilitas kesehatan lain yang resmi dan telah direkomendasikan oleh Dinas Kesehatan,” ungkap Tavip.

Senada, General Manager Pelindo IV Kendari, Debby Duakaju sepakat jika calon penumpang kapal laut wajib melakukan rapid test guna memastikan diri bebas dari Covid-19. “Kami selaku operator pelabuhan sangat mensupport semua kebijakan pemerintah dalam upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai penyebaran virus corona,” kata Debby.

“Semua unit kami sudah instruksikan untuk itu. Kami juga sudah menyediakan fasilitas penunjang protokol Covid-19 diterminal, seperti penyediaan wadah untuk mencuci tangan dan ruang pemeriksa kesehatan yang bekerja sama dengab KKP,” tambahnya. (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy