Staf Khusus Mentan Puji Kinerja Pemkot Kendari – Kendari Pos
Metro Kendari

Staf Khusus Mentan Puji Kinerja Pemkot Kendari

(Ki-ka) Kepala Karantina Pertanian Kendari, Prayatno Ginting, Staf Khusus Mentan Bidang Komunikasi Pembangunan Pertanian, Yesiah Ery Tamalagi, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra, Budianti Kadidaa serta Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Siti Ganef saat melakukan panen jagung di Kelurahan Lalodati Kecamatan Puuwatu, Jumat (2/10).

KENDARIPOS.CO.ID — Upaya Pemkot Kendari mendongkrak produksi pangan non-beras mulai terlihat khususnya komoditas jagung. Kini, Kota Kendari menjadi salah satu daerah penghasil jagung terbesar di Sultra selain Muna. Pengembangan tanaman jagung 32 hektar di Kelurahan Lalaodati Kecamatan Puuwatu cukup mendongkrak produksi jagung.

Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Komunikasi Pembangunan Pertanian, Yesiah Ery Tamalagi mengapresiasi kinerja pemerintah daerah dalam mendongkrak produksi pertanian. Ia berharap Pemprov, Pemkot dan Balai Karantina Pertanian Kendari terus bersinergi. Sebab sektor pertanian adalah benteng perekonomian Indonesia.

“Kita patut acungi jempol Pemprov Sultra khususnya Kota Kendari yang telah membuktikan pertanian masih bisa berjaya bahkan di tengah Kota. Apalagi di saat pandemi covid-19,” kaatanya di acara panen raya jagung di Kelurahan Lalodati Kecamatan Puuwatu, Jumat (2/10).

Kepala Karantina Pertanian Kendari, Prayatno Ginting mengaku terus mendorong produksi jagung Sultra bisa diekspor langsung ke luar negeri. Dari data IQFast Badan Karantina Pertanian, volume perdagangan jagung Sultra ke provinsi lain menunjukan peningkatan yang sangat signifikan. Untuk itulah, pihaknya mengoptimalkan pengawasan dan pemeriksaan pengiriman jagung Sultra ke luar daerah agar bebas dari organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK).

“Jika kita membandingkan periode yang sama, Januari-September tahun 2019 dan 2020, ada kenaikan volume pengiriman jagung sebesar 178 persen. Tahun 2019 tercatat lebih dari 5.143 ton, sedangkan 2020 sampai dengan September sejumlah 14.304 ton,” jelasnya.

Kepala Distan Kota Kendari, Siti Ganef mengatakan peningkatan kesejahteraan petani adalah prioritas pemerintah. Segala macam keperluan sarana dan prasarana pertanian telah disediakan. “Kita serius, meski berada di tengah kota, tap kita tidak mau kalah bersaing. Makanya, kami memaksimalkan lahan yang ada. Tidak hanya jagung namun juga komoditas lainnya seperti sayuran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distannak) Sultra, Budianti Kadidaa mengatakan pemerintah terus berusaha meningkatkan kesejahteraan petani. Kerjasama petani dan pemerintah selaku pemangku kebijakan akan terus ditingkatkan.

“Salah satu bentuk dukungan pemerintah, kita berikan bantuan benih, pupuk, bahkan alat alat pertaniannya juga kita siapkan, untuk memperoleh itu caranya cukup mudah, masyarakat tinggal mengajukan proposal ke dinas pertanian Kota atau Provinsi,” ungkapnya.

Jagung yang dipanen merupakan hasil pertanian kelompok tani Mula Mendre, atas binaan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Puuwatu. Hasil panen ini sendiri telah siap ditampung oleh pengusaha lokal, untuk selanjutnya bersama dengan jagung dari Kabupaten lain dipasarkan ke luar Sultra, diantaranya ke Surabaya dan Makassar. (b/m2).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy