Peresmian Jembatan Teluk Kendari, Wali Kota Siap Sambut Presiden Jokowi – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Peresmian Jembatan Teluk Kendari, Wali Kota Siap Sambut Presiden Jokowi

KENDARIPOS.CO.ID — Pembangunan mega proyek Jembatan Teluk Kendari sudah tuntas sekira 99 persen. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) telah melakukan uji beban statik dan dinamik, 4 Oktober lalu. Jembatan Teluk dapat dilintasi kendaraan bertonase tinggi, maksimal
bermuatan 40 ton. Rencananya, bulan November nanti operasional Jembatan Teluk akan diresmikan.

Kendati agenda peresmian Jembatan Teluk Kendari oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih sebatas rencana namun Pemerintah Provinsi Sultra dan Pemerintah Kota Kendari tetap bersiap menyambut RI 1 dan rombongan. Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir menunjukan kesungguhannya menyambut para tamu peresmian jembatan. Bersama jajaran
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sultra dan Forkopimda Kota Kendari, Wali Kota Sulkarnain Kadir meluangkan waktu meninjau kondisi Jembatan Teluk.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengaku kondisi Jembatan Teluk Kendari sudah sangat siap diresmikan. Sulkarnain Kadir siap menjamu dan menyambut kedatangan orang nomor satu di Indonesia, Presiden Jokowi. “Insya Allah, Pemerintah Kota Kendari siap menjamu dan menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo yang direncanakan akan meresmikan Jembatan Teluk Kendari pada November mendatang,” kata Sulkarnain Kadir kepada Kendari Pos saat meninjau jembatan, Selasa kemarin.

Adapun persiapan yang dimaksud kata Sulkarnain yakni meliputi aspek keamanan dan kesehatan. Pihaknya bakal berkoordinasi dengan Korem 143 Halu Oleo dan Polda Sultra untuk memastikan situasi tetap kondusif sebelum, saat dan sesudah peresmian jembatan.

Selanjutnya dari aspek kesehatan, pihaknya bakal memberlakukan protokol kesehatan yang ketat dilokasi peresmian jembatan. Seluruh unsur yang terlibat dalam peresmian wajib rapid test dan menerapkan protokol kesehatan. “Nanti teknisnya masih akan kita koordinasikan dan diskusikan dengan Pemprov Sultra dan pihak balai. Yang jelasnya kami pemda siap menerima kunjungan bapak Presiden,” kata Sulkarnain.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa untuk progres pekerjaan konstruksi jembatan sepanjang 1,34 kilometer sudah 99 persen. “Jembatan ini akan mempermudah akses masyarakat yang berada di kawasan Kota Lama (Kecamatan Kendari) dengan Kecamatan Abeli yang selama ini dipisahkan oleh Teluk Kendari,” ungkapnya.

Dengan konektivitas yang semakin lancar, Sulkarnain berharap bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah sehingga dapat membantu proses percepatan pembangunan di Kota Kendari. Ia pun meminta Kementerian PUPR melalui BPJN Sultra untuk mempercepat penyempurnaan jembatan sehingga bisa mencapai progres 100 persen.

Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain kembali menegaskan keinginannya untuk mengembangkan kawasan Jembatan Teluk Kendari jika direstui Pemprov Sultra. Menurutnya, Jembatan Teluk berpotensi menjadi kawasan wisata baru dan menjadi sumber pendapatan warga di Kota Kendari.

“Ini merupakan impian buat seluruh masyarakat Sultra. Saya kira dengan rampungnya pembangunan jembatan Teluk Kendari ini menambah ikon baru daerah. Saya yakin
jika dikelola dengan baik dan profesional maka akan mendatangkan benefit
bagi daerah,” kata Sulkarnain.

Sulkarnain Kadir mengaku sudah memiliki sejumlah konsep mengemaskawasan jembatan. Bahakn telah menginstruksikan Dinas PUPR, Dinas Pariwisata dan Dinas Perhubungan untuk merancang desain pengelolaan jembatan yang akan diajukan ke Pemprov.

Sebelumnya, Gubernur Sultra, Ali Mazi mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan Jembatan Teluk Kendari. Ali Mazi berharap jembatan tersebut berdampak positif dan bermanfaat bagi masyarakat serta daerah. “Terhubungnya wilayah bagian selatan Kota Kendari dengan wilayah Poasia serta Pulau Bungkutoko dapat dikembangkan menjadi kawasan industri, pelabuhan, dan permukiman baru. Pada gilirannya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal dan regional di wilayah tersebut,” ujar Ali Mazi dalam sebuah kesempatan terpisah.

Setiap kali melihat Jembatan Teluk Kendari, Gubernur Ali Mazi teringat akan cita-citanya 15 tahun silam pada periode pertama menjadi gubernur (tahun 2003-2008) yang ingin membangun jembatan yang menghubungkan Pulau Muna dan Pulau Buton.”Saya memiliki keyakinan besar, karena rencana pembangunan Jembatan Buton sudah mendapakan respons positif dari Menteri PUPR,” kata Ali Mazi.

Sekedar informasi, pengerjaan konstruksi Jembatan Teluk Kendari terdiri dari pembangunan jalan pendekat atau Oprit sepanjang 602,5 meter, Approach Span 357,7 meter, Side Span sepanjang 180 meter, dan bentang utama atau Main Span sepanjang 200 meter. Pembangunan Jembatan Teluk Kendari dikerjakan oleh konsorsium kontraktor PT PP (Persero) Tbk dan PT Nindya Karya (Persero) dengan biaya APBN sebesar Rp 800 miliar melalui skema kontrak tahun jamak (Multi-years Contract) 2015-2020. (ags/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy