Realisasi Tambahan Subsidi KUR di Sultra Capai Rp 18,7 Miliar – Kendari Pos
Ekonomi & Bisnis

Realisasi Tambahan Subsidi KUR di Sultra Capai Rp 18,7 Miliar

Suasana pelayanan di kantor BRI Aanduonohu Kendari, beberapa waktu lalu.


KENDARIPOS.CO.ID — Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat total realisasi tambahan subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Sultra sampai dengan 30 September 2020 sebesar Rp 18,71 miliar.

“Subsidi bunga tersebut telah dialokasikan kepada 57.990 debitur. Sementara itu, realisasi subsidi bunga non-KUR telah mencapai Rp 13,37 miliar untuk 41.480 debitur,” ungkap Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran (PPA) II DJPb Sultra, Eko Wahyu Budi Utomo, Selasa (13/10).

Dijelaskan, pemerintah saat ini tengah fokus melakukan pemulihan terhadap sektor UMKM yang menjadi salah satu penopang produk domestik bruto (PDB) nasional. Pemulihan UMKM memiliki peran sangat penting bagi pemulihan ekonomi secara keseluruhan. Salah satu langkah yang ditempuh pemerintah untuk memulihkan UMKM yaitu dengan memberikan subsidi bunga KUR dan non-KUR.

“Subsidi bunga merupakan bagian dari belanja penanganan Covid-19 cluster Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Program PEN terus didorong untuk membangkitkan UMKM dan menumbuhkan kembali kegiatan ekonom,” terangnya.

Selain subsidi bunga, lanjut dia, pemerintah juga telah menyalurkan bantuan produktif usaha mikro (BPUM) senilai Rp 281,81 miliar kepada 117.421 peserta. Di mana, setiap peserta menerima dana sebesar Rp 2,4 juta. Ada pula subsidi gaji atau upah untuk karyawan swasta di Sultra yang telah terealisasi sebesar Rp 68,06 miliar untuk 56.719 karyawan.

Tidak hanya itu, kebijakan penempatan dana di sejumlah Bank Himpunan Negara (Himbara) juga telah memberi dampak positif. Ekspansi kredit atas penempatan dana pemerintah se-Sultra per 30 September 2020 telah mencapai puluhan miliar rupiah. Rinciannya, Rp 15,4 miliar untuk 23 debitur Bank BRI Cabang Samratulangi, Rp 3,5 miliar untuk 5 debitur BRI Cabang Bypass Kendari, Rp 4,76 miliar untuk 32 debitur Bank BNI, serta target Rp 29,8 miliar untuk 274 debitur Bank Mandiri.

“Kami DJPb bertugas untuk memonitor agar anggaran yang dialokasikan oleh pemerintah pusat dapat tersalur dengan tepat sasaran dan tepat guna,” pungkasnya. (uli/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy