Realisasi PAD di Tengah Pandemi Covid-19, Pemkot Kendari Diapresiasi KPK – Kendari Pos
Nasional

Realisasi PAD di Tengah Pandemi Covid-19, Pemkot Kendari Diapresiasi KPK


KENDARIPOS.CO.ID — Pandemi Covid-19 tak menyurutkan semangat personel Badan Pengelola Pajak Daerah (Bapenda) Kota Kendari. Mereka fokus mengumpulkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari semua sektor-sektor potensial. Peluh mereka berbanding lurus dengan realisasi PAD Kota Kendari yang menuai apresiasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir (kemeja putih) saat mengikuti Monitoring dan Evaluasi Tematik yang dilaksanakan KPK secara virtual, Selasa (6/10) kemari

Hingga September 2020, pundi-pundi penerimaan yang masuk ke kas daerah mencapai 30 persen atau Rp 81 miliar dari target sebesar Rp 300 miliar. Kendati begitu, capaian ini terbilang tinggi dibanding sejumlah daerah di Indonesia. “Pemkot Kendari masuk daerah yang mampu mengoptimalkan PAD-nya di masa pandemi. PAD daerah lain menurun selama masa pandemi ini,” kata Adliansyah Malik Nasution, Koordinator Wilayah VIII Korsupgah KPK saat kegiatan Monitoring dan Evaluasi Tematik secara virtual, Selasa (6/10) kemarin.

Selain mampu mengoptimalkan realisasi maksimalkan PAD dari sektor pajak kata Adliansyah, Pemkot rutin melaporkan pemanfaatan 400 unit tapping box atau alat perekam transaksi yang digunakan untuk membantu perekam pajak di seluruh objek pajak. “Ini merupakan keseriusan Pemkot Kendari. Patut kita apresiasi. Pengelolaan pajaknya bisa maksimal karena koordinasi yang baik antar lembaga, salah satunya dengan Bank Sultra. Sejauh ini, saya belum bisa memberikan rekomendasi tempat lain yang lebih baik karena baru Sulsel dan Sultra (Kota Kendari) yang maksimal,” ungkap Adliansyah.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir meminta jajarannya terutama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar terus bersinergi dan bahu membahu memaksimalkan pendapatan daerah. “Tidak boleh semuanya kita sandarkan karena ada wabah Covid-19. Kita harus membenarkan semua capaian kita yang tidak maksimal. Ini sudah komitmen kita,” kata Sulkarnain.

Kepala Badan Pengelola Pajak Daerah (Bapenda) Kota Kendari, Sri Yusnita mengungkapkan pandemi Covid-19 memengaruhi realisasi PAD. Terutama dari sektor pajak hotel, hiburan, restoran dan parkir. Malah beberapa unit usaha ditutup. “Memang (realisasi) masih jauh (dari target), tapi kita tidak boleh menyerah. Apalagi sejak new normal diberlakukan, sudah ada perubahan kendati belum signifikan,” kata Sri Yusnita, kemarin.

Untuk mendongkrak PAD, Sri Yusnita menjelaskan Pemkot Kendari telah melakukan sejumlah terobosan. Mulai dari digitalisasi sistem layanan, pemasangan alat perekam pajak hingga meminta Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) se-Kota Kendari untuk proaktif, menginformasikan kepada warganya soal Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB. Upaya itu penting untuk dilakukan mengingat PBB, salah satu potensi PAD Kota Kendari.

“Berbagai langkah terus kami lakukan. Kemarin, kami telah meluncurkan layanan Pajak menyapa (Jakpa), juga memaksimalkan tapping box yang kini terpasang sekira 400 unit. Kita juga mengoptimalkan sumber-sumber PAD yang ada,” beber Sri Yusnita. (ags/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy