Presiden Jokowi Tiba Hari Ini : Bakal Resmikan Jembatan Teluk dan Pabrik Gula – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Presiden Jokowi Tiba Hari Ini : Bakal Resmikan Jembatan Teluk dan Pabrik Gula

KENDARIPOS.CO.ID — Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan hadir di Sultra hari ini, Kamis (22/10). Dua agenda penting yang akan dilakukan Presiden Jokowi. Informasi yang dihimpun Kendari Pos menyebutkan, Presiden Jokowi akan meresmikan operasional Jembatan Teluk Kendari dan pabrik gula PT.Prima Alam Gemilang (PAG) di Kabupaten Bombana.

Nyaris tak terlihat hiruk pikuk kesibukan menyambut sang presiden. Semua persiapan penyambutan dilakukan secara senyap. Dimungkinkan untuk menghindari terjadinya kerumuman warga di tengah pandemi Covid-19. Sebab, biasanya warga akan berbondong-bondong datang dan melihat presiden secara langsung.

Kepastian kedatangan Presiden Jokowi diungkapkan Anggota Komisi II DPR RI Dapil Sultra, Haerul Saleh. Ia memastikan orang nomor satu di Indonesia itu bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo tiba di Kendari, Kamis (22/10) hari ini. “Iya, A1 Bapak Presiden Jokowi datang di Kendari. Pukul 10.00, Presiden langsung ke Bombana. Setelah dari Bombana baru menuju ke Kendari. Oh iya yang mendampingi Presiden, Menteri PUPR, Menteri Pertanian dan Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae,” kata Haerul Saleh saat dihubungi Kendari Pos, Rabu (21/10) kemarin.

Hal senada dipastikan Wakil Ketua Komisi V DPR RI Dapil Sultra, Ridwan Bae. Mantan Bupati Muna itu memastikan Presiden Jokowi bersama rombongan tiba di Kendari hari ini. Politisi Partai Golkar itu mengungkapkan bahwa hadirnya Jokowi di Kendari dalam rangka kunjungan kerja (kunker) yakni meresmikan Jembatan Teluk Kendari dan pabrik gula di Kabupaten Bombana. “Yang meresmikan (jembatan) bapak presiden,” ujar Ridwan Bae.

Walau kepastian kunjungan belum dapat dikabarkan kepada publik, namun Gubernur Sultra, H. Ali Mazi, telah melakukan antisipasi dengan mempersiapkan protokol pengamanan kesehatan dan pengamanan lokasi yang sangat ketat dengan dukungan peralatan dan personel. Hal itu salah seorang Juru Bicara (Jubir) Gubernur Sultra, Ilham Q Moehiddin saat dihubungi Kendari Pos, Rabu (21/10) kemarin.

“Terkait pandemi Covid-19, Keprotokoleran Istana Negara telah melakukan berbagai langkah antisipasi ekstra dan pengamanan berlapis untuk menjamin keamanan kepala negara. Seluruh personel yang bertugas telah menjalani pemeriksaan fisik dan psikis pada Rabu (21/10). Uji Swab dilakukan secara saksama,” ujar Ilham Q. Moehiddin.

Ia mengatakan, oleh karena saat ini pandemi Covid-19 maka kunjungan Presiden tentu akan berbeda saat sebelum pandemi. “Jika tahun-tahun sebelumnya, beberapa hari sebelum kunjungan sudah diberitahukan. Kali ini tidak, kita belum tahu kepastiannya. Intinya saat ini semua harus disterilkan. Protokol kesehatan diperketat demi keamanan presiden. Tetapi jadwal pastinya kita tidak dapat menyebut. Karena, satu menit sebelum kehadiran presiden, bisa saja dibatalkan. Karenanya ini masih tentatif, “jelas Ilham Q. Moehiddin.

Jika Presiden Jokowi hadir, kata Ilham maka protapnya sangat ketat. Presiden Jokowi tidak mengambil waktu terlalu lama dalam kunjungannya ini. Publik tidak diperkenankan mendekati dua lokasi peresmian, sehingga tidak terjadi kerumuman massa. Tidak ada pidato resmi berdurasi panjang. Tidak ada sambutan adat. Tidak ada pembacaan doa, dan tidak ada publikasi mengenai rute, durasi, moda, dan check-point, termasuk menunda untuk sementara kebisaan Presiden Joko Widodo yang kerap membagikan cendera mata kepada masyarakat di sekitar check-point perjalanan.

“Tetapi kita berharap Presiden Jokowi benar-benar datang untuk peresmian itu. Karena, dalam beberapa menit waktu kedatangannya saja bisa langsung dibatalkan, bila melihat protap atau hal-hal dilapangan tidak kondusif, ” terang Ilham Q. Moehiddin.

Sementara itu, Jubir Gubernur Sultra bidang politik dan pemerintahan, Prof.Eka Suaib mengatakan, kehadiran Presiden Jokowi sebelumnya dijadwalkan Kamis 22 Oktober 2020, hari ini.

“Tetapi jadwal ini sesungguhnya masih tentatif. Sebab, di tengah pandemi seluruh protokol kesehatan harus dipenuhi agar kunjungan dapat dilaksanakan dan tak ada kerumunan massa. Karenanya, jika ada hal-hal yang kurang diinginkan, bahkan satu menit presiden dijadwalkan hadir, maka bisa dibatalkan. Namun kita tetap optimis kunjungan ini dapat dilakukan dan suasana tetap kondusif dengan protap yang sudah ditetapkan pihak kepresidenan,” ujar Prof.Eka Suaib.

Penulis aktif kolom Catatan Kendari Pos itu belum dapat menyebutkan siapa saja yang akan hadir bersama presiden, jika kunjungan ini benar-benar terlaksana hari ini. “Kita belum bisa memastikan itu. Yang jelas, jika kunjungan ini terwujud tentu akan menjadi hal positif bagi pemerintahan kita dan masyarakat, “kata Prof.Eka Suaib.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kendari Pos, kendaraan khusus Presiden Jokowi dan Paspampres tiba di Bandara Halu Oleo (HO) sejak Selasa (20/10). Seluruh kendaraan dan perlengkapan Paspampers diangkut menggunakan pesawat milik TNI AU jenis Hercules C-130/A-1335.

Tujuh unit kendaraan kawal voorijder roda dua, dan satu unit mobil Mercedez-Benz. Termasuk tiga unit helikopter kepresidenan jenis Super Puma masing-masing dengan nomor H-3222, H-3205, dan H-3206 sudah tiba setelah terbang dari Lanud Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

Aparat Bongkar Blokade Mahasiswa

Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) IAIN Kendari menggelar aksi menolak kedatangan Presiden Jokowi, kemarin. Massa memblokade jalan di gerbang perbatasan Kota Kendari dan Kabupaten Konsel. Beruntung aparat gabungan, TNI dan Polri sigap dan membuka paksa blokade yang dipasang mahasiswa. “Kita juga disuruh jangan membakar ban,” ujar korlap aksi KBM, Hendra Setiawan, Rabu, (21/10).

Wakil Presiden Mahasiswa IAIN Kendari itu menegaskan kekecewaannnya atas tindakan aparat itu. “Sangat kecewa, karena seharusnya kepolisian itu mengayomi, tindakan aparat itu kan secara tidak langsung mendiskriminasi kami. Kita menolak kedatangan Presiden Jokowi datang ke Sultra, karena mengingat banyak problem baik HAM hingga peraturan yang tidak pro rakyat,”ungkap Hendra. (rah/ags/a)

Selamat Datang Presiden Jokowi
-Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan hadir di Sultra hari ini
-Pagi sekira pukul 10.00, Presiden ke Bombana
-Dari Bombana menuju ke Kendari
-Dua agenda kunjungan kerja Presiden :

  1. Meresmikan Jembatan Teluk Kendari
  2. Meresmikan pabrik gula PT.Prima Alam Gemilang (PAG) di Kabupaten Bombana
    -Persiapan penyambutan dan pengamanan Presiden dilakukan secara senyap
    -Dimungkinkan menghindari kerumuman warga di tengah pandemi Covid-19
    -Pemprov Sultra tetap menyiapkan penyambutan sejak jauh-jauh hari
    -Sebab jadwal Presiden ke Sultra masih tentatif
    -Anggota Komisi II DPR RI Haerul Saleh dan Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae
    memastikan kedatangan Presiden RI
    -Turut menyertai Presiden, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae

Pemprov dan Pemkot Menyambut Presiden
-Kepala Dinas Kominfo Sultra belum tahu pasti jadwal Presiden Jokowi di Kendari.
-Tetapi persiapan menyambut Presiden telah dilakukan jauh hari sebelumnya
-Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir siap menyambut dan menjamu Presiden Jokowi
-Berbagai persiapan telah dilakukan
-Berkoordinasi dengan Korem 143 Halu Oleo dan Polda Sultra terkait keamanan
-Pemkot juga intens berkoordinasi dengan Pemprov Sultra
-Wali Kota menerapkan protokol kesehatan ketat Covid-19
-Seluruh unsur yang terlibat dalam peresmian wajib rapid test
-Memakai Alat Pelindung Diri (APD)

Paspampres dan Ransus Sudah Siap
-Pasukan pengamanan presiden (Paspampres) sudah tiba di Sultra
-Sempat berkoordinasi dengan Dinas Kominfo Sultra
-Mobil kepresidenan satu unit mobil Mercedez-Benz sudah tiba sejak Selasa 21 Oktober 2020
-Helikopter kepresidenan
-Tujuh unit kendaraan kawal voorijder roda dua
-Seluruh kendaraan dan perlengkapan Paspampers diangkut pesawat TNI AU jenis Hercules C-130/A-1335
-Tiga unit helikopter kepresidenan jenis Super Puma :
*Nomor H-3222
*Nomor H-3205
*Nomor H-3206
-Tiga unit helikopter presiden terbang dari Lanud Ngurah Rai, Denpasar, Bali

Prokes dan Pengamanan
-Juru Bicara (Jubir) Gubernur, Ilham Q Moehiddin memastikan Gubernur Sultra persiapkan protokol pengamanan kesehatan dan pengamanan lokasi
-Pengamanan sangat ketat dengan dukungan peralatan dan personel
-Pengamanan berlapis untuk menjamin keamanan kepala negara
-Seluruh personel yang bertugas menjalani pemeriksaan fisik dan psikis
-Uji Swab dilakukan secara saksama

Protap Ketat Versi Jubir Gubernur
-Presiden Jokowi tidak terlalu lama dalam kunjungan ini
-Publik tidak diperkenankan mendekati dua lokasi peresmian
-Agar tidak terjadi kerumuman massa
-Tidak ada pidato resmi berdurasi panjang
-Tidak ada sambutan adat
-Tidak ada pembacaan doa
-Tidak ada publikasi mengenai rute, durasi, moda, dan check-point
-Tidak ada bagi-bagi cendera mata kepada masyarakat di sekitar check-point perjalanan
Jembatan Teluk Kendari
-Menghubungkan ruas jalan nasional
-Sebagai infrastruktur transportasi nasional
-Jembatan Teluk menjadi pendukung utama Jalan Tol Trans Sulawesi (JTTS) dan Jalur Kereta Trans Sulawesi (JKATS)
-Proyeksi nasional : Jembatan Teluk pendukung distribusi ekonomi, barang dan jasa, hasil pertanian dan perikanan
-Jembatan Teluk dan pabrik gula memberi manfaat kepada pemerintah dan masyarakat
-Membuka isolasi dan investasi daerah
-Terbangun koneksi dan jaringan kuat guna mendorong simpul-simpul aktivitas perekonomian

DIOLAH DARI BERBAGAI SUMBER KENDARI POS

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy