Perangi Covid-19, Sulkarnain Rangkul Semua Elemen – Kendari Pos
Metro Kendari

Perangi Covid-19, Sulkarnain Rangkul Semua Elemen

KENDARIPOS.CO.ID — Perang terhadap wabah corona di Kota Kendari semakin masif. Tidak hanya mengkampanye 3 M (menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Pemkot Kendari kian gencar melakukan tracing dan testing. Di sisi lain, Pemkot juga fokus pada penanganan pasien (treatment).

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (depan, pakai masker putih) rutin turun mengingatkan
masyarakat mematuhi protokol kesehatan dan galakkan PHBS.

Selain mengoptimalkan perangkatnya, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir turut merangkul berbagai elemen masyakarat. Ia menyadari bahwa upaya penanganan virus corona di Kota Kendari tak bisa hanya mengandalkan kemampuan pemeritah. Melainkan pelibatan seluruh elemen masyarakat. Untuk itulah, ia terus mendorong seluruh elemen masyarakat untuk bersatu, bahu membahu dan bekerja sama memerangi Covid-19.

Upaya pemerintah merangkul elemen masyarakat telah dimulai sejak pandemi covid-19 melanda Kota Kendari. Saat ini, pemerintah telah membentuk tim percepatan penanganan covid-18 di tiap tingkatan bahkan hingga ke tingkat RT/RW. Strategi ini untuk membangun kesadaran warga di lingkup yang paling terkecil. Apalagi penyakit ini belum memiliki penawarnya.

Bukan hanya itu, Wali Kota mengajak beberapa organisasi kepemudaan seperti Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Kendari, Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi), Himpunan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) dan pengurus karang taruna di seluruh kelurahan untuk turut andil dalam percepatan penanganan wabah Covid-19.

Sulkarnain menilai peran pemuda sangat penting dalam hal advokasi kesehatan kepada masyarakat dikarenakan memiliki jangkauan yang luasz terutama mereka (pemuda) yang terlibat dalam organisasi kepemudaan. “Mereka masih fresh dan punya semangat yang lebih tinggi untuk bagaimana mengedukasi lingkungan sekitar atau minimal mengedukasi lingkungan keluarganya sendiri,” jelas Sulkarnain.

Selain itu, Wali Kota turut merangkul tokoh agama (ulama), tokoh masyarakat (ormas), kelompot tani dan nelayan, lembaga swadaya masyarakat (LSM), hingga jajaran pemerintah kelurahan ditingkat RT/RW untuk berperan dalam penanganan virus asal Kota Wuhan,Tiongkok ini.

“Semua elemen masyarakat harus bergerak. Tokoh masyarakat harus hadir bersama lakukan pencegahan penyebaran Covid-19. gereja, masjid, vihara, posyandu, PKK, karang taruna, ormas, harus menjadi garda terdepan dalam memutus pata rantai penyebaran Covid-19,” kata Sulkarnain.

Sebagai bentuk perlindungan terhadap pada relawan Covid-19, Pemkot telah memberikan jaminan asuransi. “Semua relawan kami ikut sertakan dalam asuransi BP-Jamsostek. Sebeb, mereka (relawan) adalah gara terdepan saat ini. Begitupun para tenaga medis yang telah mendedikasikan dirinya dalam upaya penanganan Covid-19. Kita patut apresiasi dan berikan penghargaan yang setinggi-tingginya bagi mereka,” kata Sulkarnain. (b/adv/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy