Pemkab Konkep Deteksi Dini Kerawanan Pilkada

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Kepulauan (Konkep) mulai mendeteksi potensi kerawanan Pilkada. Hal itu dilakukan dengan menggelar rapat koordinasi Forkopimda di Aula Kantor Bupati Konkep, Rabu (21/10). Momen itu, setiap camat di Pulau Wawonii diberi kesempatan memaparkan kondisi wilayahnya selama tahapan kampanye berlangsung. Tujuh kecamatan di daerah itu dinyatakan masih kondusif.

Kepala Kesbangpol Konkep Ihwan memimpin rapat koordinasi bersama Forkopimda untuk mengidentifikasi kerawanan selama tahapan kampanye

“Di Kecamatan Wawonii Barat, persoalan Daftar Pemilih Tetap (DPT), bisa saja teejadi riak-riak saat hari “H” pencoblosan 9 Desember mendatang. Pasalnya, hampir tiap hari ada penambahan jumlah penduduk yang masuk di wilayah itu. Tiba-tiba mereka sudah melekat di salah satu kartu keluarga. Masalah DPT ini harus kita pikirkan bersama. Jangan persoalan ini menumbulkan kerawanan konflik,” kata Camat Wawonii Barat, Rabu (21/10).

Di tempat yang sama, Kepala Kesbangpol Konkep, Ihwan menekankan para camat untuk tetap melaporkan kondisi yang terjadi di masing-masing wilayah. Bukan hanya selama tahapan kampanye berlangsung, namun Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dianggap rawan juga harus dilaporkan untuk mencegah potensi kerawanan yang terjadi di lapangan.

“Rapat koordinasi ini, agar kami bisa memetakan pra kondisi wilayah. Agar kami bisa melakukan pengendalian nantinya,” katanya saat rapat koordinasi kemarin. Lebih lanjut dia mengatakan, kondisi dalam menghadapi pesta demokrasi masih terkendali. Belum ada upaya-upaya provokasi dan kampanye hitam yang dilakukan empat pasangan calon yang sedang berkompetisi.

Pihaknya bersyukur, semua kontestan patuh dan tunduk terhadap ikrar deklarasi damai beberapa waktu lalu. “Sejauh ini masih aman. Belum ada potensi-potensi kerawanan. Namun kita tetap pantau dilapangan,” tandasnya. (san/b)

Facebooktwittermail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.