Menebar Janji, Tiga Petahana Intens Blusukan ke Kampung-kampung


KENDARIPOS.CO.ID — Tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati intens blusukan ke kampung-kampung di Wakatobi, Kolaka Timur (Koltim) dan Konawe Selatan (Konsel). Mereka adalah calon Bupati Wakatobi, Arhawi, calon Bupati Koltim, Tony Herbiansyah dan calon Bupati Konsel, Surunuddin Dangga. Ketiga paslon meneguhkan komitmennya membangun daerah ketika terpilih kembali.

Calon Bupati Wakatobi, Arhawi bersama tandemnya Hardin La Omo (Halo) berkampanye dalam pertemuan terbatas di pulau Binongko dan Tomia. Duet berakronim Halo itu menyerap aspirasi masyarakat. Paslon Halo menuntaskan kampanye di dua pulau itu pada 11 titik dalam waktu enam hari.

Selain mengampanyekan program yang akan diimplementasikan jika terpilih nanti, Arhawi meminta masyarakat untuk mengajukan usulan sesuai kebutuhan. Di Desa Lamanggau Kecamatan Tomia misalnya,Arhawi meminta masyarakat Lamanggau mengajukan usulan kepada pemerintah setempat sesuai kebutuhan. Arhawi menyebut akan membangun jembatan penghubung antara daratan Tomia (Desa Bontu-Bontu) dan pulau Tolandono (Desa Lamanggau) pada tahun 2021.

“Percuma kita pidato panjang lebar tapi tidak terealisasi. Makanya saya meminta masyarakat di Desa Lamanggau apalagi sebagian besar masyarakatnya adalah nelayan untuk mengajukan permintaan seusai kebutuhannya,” terang Arhawi, Bupati Wakatobi yang saat ini sedang cuti, kemarin.

Terkait pembangunan jembatan Pulau Tolandono dan daratan Tomia di Desa Bontu-Bontu Kecamatan Tomia, dinas terkait Pemkab Wakatobi hingga konsultan telah meninjau lokasi. Tak hanya itu, kedatangan tim itu sekaligus akan mendesain model jembatan yang direncanakan dibangun tahun 2021.

Arhawi meminta doa restu dan dukungan masyarakat setempat agar cita-cita tersebut bisa terlaksana sesuai dengan direncanakan. “Doakan agar kami berjalan dengan baik dan pada tanggal 9 Desember nanti kita menang. Insya Allah kebutuhan masyarakat khususnya di Desa Lamanggau akan kami jawab jika kami terpilih nanti,” harap Arhawi.

Usai melakukan kampanye di Desa Lamanggau, Arhawi yang didampingi oleh calon Wakilnya, Hardin La Omo bersama Ketua Tim Pemenangan paslon Halo, Muhammad Ali dan tim pemenangan lainnya mengunjungi lokasi pembangunan jembatan penghubung. Selain memantau lokasi, Arhawi bersama rombongan juga berjalan kaki mengelilingi sejumlah tempat di Desa Lamanggau.

Sekedar diketahui, paslon nomor urut satu telah melanjutkan kampanye pertemuan terbatas di pulau Kaledupa selama tiga hari pada sembilan titik. Pada kampanye terbatas perdana dilakukan di pulau Wangi-Wangi, paslon nomor urut 1 (satu) meluncurkan program Halo Wakatobi di ibukota Kabupaten Wakatobi pada 12 titik selama empat hari.

Di Kolaka Timur (Koltim), paslon Tony Herbiansyah dan Baharuddin (BersaTU), gencarkan berkampanye. Propaganda program kerja ditebarkan hingga pelosok Koltim. Calon petahana, H. Tony Herbiansyah menegaskan akan melanjutkan pembangunan selama lima tahun ke depan. Tujuannya agar Koltim lebih baik lagi dan semakin berkembang. Tony Herbiansyah meyakini masyarakat Koltim sudah memahami karya yang dipersembahkannya selama menjadi Pj.Bupati hingga menjadi Bupati Koltim pada periode pertama.

Sebagian besar amanah rakyat yang dititipkan telah dituntaskan Tony Herbiansyah. Sebagian lagi akan dituntaskan pada periode kedua. Untuk itu, Tony Herbiansyah meminta dukungan masyarakat pada 9 Desember 2020.

“Karena saya yang merintis pembangunan sejak menjadi Penjabat (Pj) Bupati hingga menjadi Bupati Koltim pertama pada periode pertama maka saya menuntaskannya pada peiode kedua. Periode pertama, saya memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar dan merata di 12 kecamatan,” ujar Tony Herbiansyah saat kampanye di Desa Tirawuta Kecamatan Tirawuta.

Selain itu, pada periode kedua ini, Tony Herbiansyah akan memoles wajah ibu kota Koltim agar lebih apik dan melengkapinya dengan beragam fasilitas pada pusat ibu kota. Ketua DPW NasDem Sultra itu mengatakan akan lebih mengoptimalkan sektor pertanian pada periode kedua. Infrastruktur jalan usaha tani akan ditingkatkan dan produksi pertanian akan menjadi penopang utama visi misi agrobisnis berdaya saing.

“Insya Allah kalau saya terpilih pada periode kedua akan meningkatkan sektor pertanian lebih maju dan berdaya saing. Peningkatan infrastruktur pertanian akan ditingkatkan. Yang pasti, pencapaian program pada periode kedua akan lebih spektakuler,” imbuh Tony Herbiansyah.

Sementara itu, Ketua Forum Pemekaran Koltim, H.Nakean Beddu mengatakan Tony Herbiansyah adalah pemimpin amanah. Selama memimpin Koltim sejak menjadi Pj Bupati hingga terpilih sebagai bupati definitif pada Pilkada 2015, menurut Nakean, petahana Tony Herbiansyah telah meletakan dasar-dasar pembangunan.

“Saya melihat di tangan Tony Herbiansyah, Kabupaten Koltim ini semakin tumbuh dan berkembang bahkan sejajar dengan daerah lain yang lebih dulu mekar. Terbukti, Koltim dalam kendali Tony Herbiansyah berhasil meraih peringkat empat nasional sebagai daerah otonomi baru (DOB) terbaik,” kata Nakean saat berorasi dan menyampaikan dukungannya kepada paslon Tony Herbiansyah-Baharuddin (BersaTU).

Di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), janji politik kembali ditebarkan. Paslon Bupati Konsel, Surunuddin Dangga dan calon Wakil Bupati Konsel, Rasyid menemui masyarakat dalam momentum kampanye Pilkada 2020. Mereka tak kenal lelah blusukan ke desa-desa di setiap kecamatan.

Duet berakronim “Suara” itu tak hanya berjuang meraih simpati warga. Mereka juga menyelipkan materi pendidikan politik dalam setiap kampanye. Sebut saja, paslon Suara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu negatif yang sering mendiskreditkan salah satu paslon. Termasuk yang kerap menyinggung dirinya semasa menjabat sebagai Bupati Konsel.

“Saya imbau untuk tidak berasumsi bermacam-macam, apalagi menyinggung pasangan lain. Mari kita jalan dan berpolitik secara santun, agar Pilkada 2020 ini terlaksana dengan baik, aman dan damai,” ajak Surunuddin dengan bijak.

Mantan Ketua DPRD Konsel ini menganggap isu negatif yang selalu dialamatkan kepadanya, adakah hal biasa dalam kompetisi politik. Namun demikian, sebagai kontestan terbaik di Pilkada, sejatinya kandidat lain yang ikut bertarung turut berperan menciptakan suasana politik santun.

“Kandidat lain juga, tidak usah mengurus pasangan lain, kita ajukan masing-masing saja program untuk ke depan. Nanti masyarakat yang menilai mana yang terbaik. Mari bersama-sama kita edukasi masyarakat cara berpolitik dengan baik,”pinta Surunuddin Dangga.

Sementara itu, calon Wakil Bupati Konawe Selatan (Konsel) Rasyid meminta warga Kecamatan Laeya dan Lainea mendukung dan memenangkan pasangan Surunuddin-Rasyid (Suara) pada pemungutan suara pada 9 Desember 2020. “Jangan biarkan saya berjuang sendiri. Karena keberhasilan pembangunan daerah tergantung kita semua sebagai keluargaku yang memilih saya bersama H. Surunuddin,” ajak Rasyid saat menyampaikan orasi politiknya di dua kecamatan itu. (thy/kus/kam/b)

Facebooktwittermail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.