Kinerja Pemkot Kendari Diapresiasi Kemenkeu – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Kinerja Pemkot Kendari Diapresiasi Kemenkeu


KEDNARIPOS.CO.ID — Kerja keras dan kerja cerdas Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir beserta jajaran berbuah manis. Mereka baru saja menerima piagam penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI atas keberhasilan penyusunan dan penyajian laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2019 dengan capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir (kedua dari kiri) menerima piagam penghargaan dari Kemenkeu yang diserahkan Kepala DJPb Sultra, Arief Wibawa di Rujab Wali Kota Kendari, kemarin

Capaian ini, menambah daftar penghargaan yang diterima Pemkot Kendari. Sekaligus menjadi yang keenam kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2013. Piagam penghargaan dan plakat dari Kemenkeu diserahkan Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Sultra, Arief Wibawa, dan diterima Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir di Rujab Kantor Wali Kota Kendari, kemarin.

Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sultra, Arif Wibawa mengatakan, penghargaan WTP berdampak pada penambahan Dana Investasi Daerah (DID) Kota Kendari. “Tahun 2019, DID Kota Kendari berjumlah Rp 32,36 miliar. Tahun 2020, meningkat menjadi Rp 43,87 miliar. Terdapat kenaikan sebesar Rp 11,5 miliar. Tentunya, tahun 2021 bisa semakin meningkat lagi,” kata Arif Wibawa kepada Kendari Pos, kemarin.

Menurutnya, penambahan DID ini bisa digunakan untuk membangun Kota Kendari. Apalagi, tingkat kemandirian Kota Kendari terhadap pemerintah pusat sebelum covid sebesar 20,59 persen di bawah Pemprov Sultra sebesar 35 persen. Dia juga menyarankan pada Pemkot, agar dana transfer dari pemerintah pusat digunakan untuk program pemerintah kota dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami sarankan pada Pemkot, supaya dana transfer dari pusat, baik itu DID, Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik, maupun dana kelurahan, hendaknya bisa untuk mensupport penerimaan atau PAD sehingga saat membuat pembangunan, bisa menambah PAD,” jelasnya.
Dia menambahkan, tahun 2020 ini, tantangan dihadapi pemerintah pusat dan daerah sama, yaitu penggunaan dana Covid yang harus cepat direalisasikan. Hanya memang ada risiko salah sasaran.

“Kami berharap, dana refocusing ini dikelola dengan baik. Sehingga, tidak terjadi penyalahgunaan anggaran,” harapnya. Sementara itu, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang mendukung Pemkot Kendari sehingga bisa meraih WTP selama 6 tahun berturut-turut. “Mendapat predikat WTP butuh kerja keras, koordinasi, soliditas dari seluruh jajaran di Pemkot Kendari. Ini adalah kerja keras bersama. Semua stakeholder di Kota Kendari berkontribusi, termasuk juga jajaran DPRD Kota Kendari dan dukungan eksternal,” terangnya.

Tentang respon dan saran dari Ditjen Perbendaharaan, Sulkarnain mengaku, rekomendasi dan catatan BPK akan ditindaklanjuti.
Mantan anggota DPRD Kota Kendari ini komitmen terus memperbaiki pengelolaan keuangan. Pemkot Kendari, perlahan mulai menggunakan aplikasi dan mengubah sistem dari manual ke digital atau elektronifikasi. “Ini sangat membantu melakukan tracing terhadap dokumen dan data,” imbuhnya. Sekadar informasi, dari 17 kabupaten/kota dan Pemprov Sultra, Kendari merupakan daerah pertama mendapat piagam penghargaan tersebut. (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy