Kery Sukses Lobi Pusat : Politeknik VDNI Dibangun di Konawe – Kendari Pos
Nasional

Kery Sukses Lobi Pusat : Politeknik VDNI Dibangun di Konawe


KENDARIPOS.CO.ID — Pembukaan pembangunan Politeknik di PT.Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI), telah dilaksanakan pada Kamis (29/10). Kampus vokasi yang berada di kompleks mega industri di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, kini mulai memasuki tahap pembangunan dan diproyeksikan bakal selesai April atau Mei 2021.

Kampus Politeknik VDNI itu digadang-gadang menjadi pusat transfer inovasi dan teknologi demi peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal (TKL) di perusahaan pengolahan bijih nikel tersebut.

Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa (kanan) saat berbincang dengan Menko Maritim dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan (kiri) di Jakarta. Dalam kesempatan itu, Kery S.Konggoasa meminta dukungan Menko Maritim dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan terkait rencana pembangunan kampus Politeknik di Konawe

Berhasilnya pembangunan kampus Politeknik VDNI tak lepas dari peran Pemkab Konawe dalam hal ini, Bupati Kery Saiful Konggoasa dan Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara. Keduanya kerap bolak-balik Konawe-Jakarta hanya untuk mengurus keperluan menyangkut pendirian kampus Politeknik di Konawe.

Di Jakarta, keduanya beberapa kali menghadap Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan. Tak lain, pertemuan itu dalam rangka meminta dukungan percepatan pembangunan di Konawe, termasuk pendirian kampus Politeknik VDNI.

Bupati Kery Saiful Konggoasa, memang kukuh agar pemerintah pusat menggunakan kewenangannya dan meminta investor agar mendirikan kampus Politeknik di Konawe. Meski demikian, Kery tak jemawa atas suksesnya melobi Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan terkait pembangunan Politeknik tersebut. Baginya, perguruan tinggi yang sudah memasuki tahap pembangunan di Kecamatan Morosi itu, merupakan impian seluruh warga Konawe, maupun Sultra pada umumnya.

“Kita minta dukungan pusat, di bawah koordinasi Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, Alhamdulillah kerja keras kita membuahkan hasil. Pihak PT.VDNI bersedia mendirikan kampus Politeknik melalui yayasan Andrew dan Tony,” ujar mantan Ketua DPRD Konawe itu, Jumat (30/10), kepada Kendari Pos.

Bupati Konawe dua periode itu menjelaskan, sebelum bertemu Menko Maritim Luhut B Panjaitan, Pemkab Konawe beberapa kali mengadakan pertemuan bersama instansi terkait berkenaan rencana pembangunan kampus Politeknik VDNI itu. Diantaranya, Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta Bagian Hukum dan Keuangan Sekretariat Daerah (Setda) Konawe.

Sebelumnya, Bupati Kery Saiful Konggoasa telah menunjuk Sekretaris Kabupaten (Sekab) Ferdinand Sapan sebagai ketua tim percepatan pembangunan kampus Politeknik VDNI. Kesimpulan pertemuan itulah yang selanjutnya dipresentasikan Bupati Konawe, Kery S.Konggoasa di Jakarta saat diundang bertemu Menko Maritim dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan. Sehingga orang nomor satu di pemkab Konawe itu berkesimpulan, meskipun bernaung dalam yayasan pihak perusahaan, namun inisiatif pembangunan kampus Politeknik VDNI itu lahir dari ide dan gagasan Pemkab Konawe.

“Termasuk izin pendirian Politeknik itu sudah dibahas dalam rapat-rapat yang digelar Pemkab Konawe. Memang saya meminta Menko Maritim RI agar politeknik di Konawe didirikan untuk memfasilitasi pekerja lokal dalam rangka peningkatan kompetensi dan skill,” terang Kery S. Konggoasa.

Politisi PAN Sultra itu menuturkan, pembangunan kampus Politeknik yang berada di kompleks PT.VDNI merupakan salah satu langkah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di otoritanya. Sebab menurutnya, peningkatan SDM itu bisa menjadi output kala kampus tersebut difungsikan secara baik oleh masyarakat.

“Sehingga skill atau kompetensi pekerja lokal kita nantinya bisa bersaing dengan pekerja asing. Tidak perlu lagi kita datangkan pekerja dari luar kalau SDM kita di Konawe sama kualitasnya,” tutur Kery S.Konggoasa.

Selain itu, Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPW PAN Sultra itu bakal menyiapkan puluhan tenaga pengajar yang akan dikirim ke luar negeri guna mendalami pengetahuan menyangkut teknologi dan industri. Tenaga pengajar itu nantinya pada saat kembali ke tanah air, dipersiapkan menjadi dosen di kampus Politeknik VDNI.

“Tenaga pengajar ini juga harus tersertifikasi khusus. Sebab, mereka nantinya akan melakukan transfer ilmu dan teknologi kepada para pekerja lokal dengan kualifikasi non skill,” tandasnya.

Sebagai informasi, pembangunan kampus Politeknik oleh PT VDNI, ditargetkan kelar dalam kurun waktu enam bulan. Anggarannya sebanyak Rp 20 Miliar dan desain bangunannya setinggi tiga lantai. (adi/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy