Kampanye Terbatas Paling Diminati Paslon – Kendari Pos
Politik

Kampanye Terbatas Paling Diminati Paslon

KENDARIPOS.CO.ID — Kampanye Pilkada telah berlangsung selama 17 hari. Ruang digital atau media sosial (medsos) sangat terbuka bagi pasangan calon (paslon) kepala daerah (kada) untuk melakukan kampanye di masa pandemi Covid-19. Namun animo 18 paslon kada pada tujuh kabupaten di Sultra untuk memperkenalkan program, melalui medsos masih minim. Metode kampanye terbatas lebih diminati para kontestan Pilkada.

Munsir Salam

Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Sultra Munsir Salam menggariskan selama 15 hari melakukan pengawasan, setidaknya 317 aktivitas kampanye dilakukan paslon di tujuh kabupaten. Dari jumlah itu, 307 kampanye terbatas. Sedangkan kampanye tatap muka atau dialog hanya 6 kali dan kampanye via medsos hanya 4 kali.

“Paslon lebih minat melakukan kampanye pertemuan terbatas, ketimbang metode kampanye lainnya. Karena dinilai lebih efektif menyampaikan gagasan visi misi untuk menggaet dukungan masyarakat,” kata Munsir Salam kepada Kendari Pos, Selasa (13/10).

Selain itu, kata dia, selama kampanye, ada 11 temuan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 yang dilakukan oleh paslon beserta tim kampanye. Rinciannya, 2 kali pelanggaran berkaitan dengan jumlah peserta kampanye yang melebihi kapasitas maksimal 50 orang.

Sedangkan untuk 9 pelanggaran, tidak tersedianya fasilitas penerapan prokes, seperti handsanitizer, pencuci tangan, dan peserta yang tidak memakai masker. Juga tidak menerapkan social distancing atau jarak minimal 1 meter. “Aktor pelanggar prokes selain berasal dari paslon dan tim kampanye, juga dilakukan oleh peserta kampanye itu sendiri,”terangnya.

Munsir menjelaskan, pelanggar prokes yang ditemukan pengawas di lapangan, langsung diberikan peringatan tertulis. Sesuai ketentuan PKPU nomor 13 tahun 2020 serta Perbawaslu nomor 4 tahun 2020. Responnya langsung dipatuhi oleh pihak pelanggar dengan menerapkan prokes sesuai peraturan berlaku.

Butur adalah daerah paling banyak melanggar prokes dengan jumlah 8 kali, Konawe Utara (Konut) 2 kali dan Wakatobi 1 kali. Ia meminta paslon lain yang tidak melakukan pelanggaran Prokes, agar tetap konsisten hingga berakhirnya masa kampanye. “Dan bagi yang melanggar baik paslon, tim kampanye dan peserta, agar tidak mengulanginya,” harapnya. (m6/b).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy