Buton Siap Jadi Tuan Rumah Porprov – Kendari Pos
Nasional

Buton Siap Jadi Tuan Rumah Porprov

KENDARIPOS.CO.ID — Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-XIV Sultra akan dihelat tahun 2022 mendatang. Masih ada waktu dua tahun untuk calon tuan rumah mempersiapkan diri. Salah satu tahapan penting mengawali pesta olahraga itu yakni pemilihan tuan rumah oleh gubernur.
Nah, dua daerah sudah mengusulkan untuk menjadi tuan rumah yakni Kabupaten Buton dan Kota Baubau. Dua daerah itu kini menanti keputusan gubernur.

Bupati Buton, La Bakry (kanan) menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah Porprov ke-XIV Sultra tahun 2022. La Bakry usai menjadi pembicara di stasiun TVRI Sultra. Dalam dialog itu, kesiapan jadi tuan rumah kembali dipertegas Bupati Buton La Bakry.

Bupati Buton La Bakry menyebut sudah sangat siap menjamu kontingen dari 16 kabupaten dan kota di Pasarwajo. Sejauh ini, La Bakry telah membangun komunikasi dengan Pemprov Sultra dan KONI Provinsi Sultra untuk mempersentasikan kesiapan Buton menjadi tuan rumah Porprov Sultra tahun 2022. “Soal siap, kita sangat siap. Kita sudah persentasikan kondisi dan upaya-upaya kita. Saya juga baru memenuhi undangan dialog kesiapan itu di stasiun TVRI Sultra. Saya katakan bahwa kita siap,” jelasnya kepada Kendari Pos, kemarin.

La Bakry menegaskan Pemkab Buton sudah melakukan banyak hal untuk meyakinkan Gubernur Sultra Ali Mazi terkait kemampuan dan kesiapan Buton menjadi tuan rumah Porprov Sultra. Akhir tahun ini, Gelangggang Olahraga (GOR) berkapasitas ribuan penonton akan dibangun di kawasan perkantoran Takawa. “Untuk GOR saat ini sedang pematangan lahan, perencanaan tahun ini. Insya Allah, pembangunan fisik tahun 2021,” ungkap pasangan Wakil Bupati Buton,Iis Elianti itu.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buton, Zainuddin Napa mengamini keyakinan pimpinannya itu. Zainuddin memastikan jika Buton kini tengah membenahi semua fasilitas yang sudah ada dan membangun yang belum ada. Termasuk mega proyek pembangunan GOR. “Memang masih banyak yang kurang, tapi kita upayakan bisa siap sebelum waktu Porprov tiba,” kata Zainuddin.

Menurut aturan Menpora, kata Zainuddin, tiga syarat utama untuk sebuah daerah dikatakan layak menjadi tuan rumah pekan olahrga. Pertama tersedianya GOR, stadion dan kolam renang. “Untuk GOR, lahannya sudah ada, rancangan desain juga sudah ada. Stadion kita juga sudah pilih lahan. Begitu juga kolam renang,” tambahnya.

Memang butuh biaya besar untuk membangun fasilitas itu. Namun semua itu bukanlah hal mustahil jika mendapat support dana dari pemerintah provinsi. “Kita butuh ratusan miliar rupiah. Kalau ada kolaborasi pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, apa sih yang tidak mungkin,” imbuh Zainuddin.

Sementara itu, Ketua KONI Buton, LM Syamsir Siri Ikrami menyampaikan optimismenya menatap Porprov 2022. Soal infrastrultur, kata dia, tetap bisa dituntaskan jika digarap secara gotong royong. Lebih dari itu, tahun ini cabang olahraga (cabor) mengalami peningkatan dari 31 yang di ikuti KONI Buton pada Porprov ke-XIII sebelumnya, kini menjadi 32. Itu artinya semua cabor yang dipertandingkan dalam ajang Porprov sudah punya pengurus di Buton. Sehingga memudahkan untuk memantapkan struktur kepanitiaan dan keikutsertaan atlet.

“Penambahan cabor merupakan salah satu bentuk keseriusan dan semangat para atlet menghadapi Porprov ke-XIV. Apalagi Buton saat ini memiliki peluang besar untuk menjadi tuan rumah. Kami sangat optimis jika Buton sebagai tuan rumah perhelatan Porprov ke-XIV,” terang LM Syamsir Siri Ikrami. (lyn/mel/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy