Aturan Ditegakkan, Pemkab Buton Bakal Sanksi Pelanggar Prokes – Kendari Pos
Buton

Aturan Ditegakkan, Pemkab Buton Bakal Sanksi Pelanggar Prokes


KENDARIPOS.CO.ID — Dua pekan sudah, peraturan bupati (Perbup) Buton nomor 23 tahun 2020 tentang penerapan disiplin protokol kesehatan (Prokes), disosialisasikan. Semua elemen pemerintah dan aparat kemaanan sudah bekerja sama untuk memberi pemahaman pada masyarakat akan pentingnya menggunakan masker dan rajin mencuci tangan. Mulai hari ini, 1 Oktober, para petugas keamanan dan Satgas Covid-19 tak akan lagi memberikan kebijaksanaan bila ditemukan warga yang melanggar.

Perbup Buton nomor 23 tahun 2020 tentang penerapan disiplin Prokes akan diterapkan dengan tegas mulai hari ini. Tak ada lagi kebijakan bila warga melanggar. Tampak rapat sosialisasi Perbup beberapa waktu lalu yang dipimpin Bupati Buton, La Bakry dan dihadiri para Forkopimda.

Bupati Buton, La Bakry, mengatakan, masa sosialisasi telah berakhir per 30 September, kemarin. Semua kepala desa telah dibekali salinan Perbup 23 tersebut untuk disampaikan ke masyarakatnya pada dua pekan terakhir. Ia juga sudah menginstruksikan agar setiap desa dibentuk tim khusus beranggotakan lima orang untuk mengawal penegakkan aturan tersebut. “Perbup ini bukan dibuat sesuka saya. Ini aturan dari Presiden yang harus ditindaklanjuti di daerah. Dan ini untuk kita semua, supaya terhindar dari virus. Jadi tolong dipatuhi,” tegasnya.

Jika selama ini, masyarakat masih terbiasa dengan imbauan dan sanksi sebatas teguran, kali ini mereka harus berpikir dua kali jika tak menjalankan Prokes. Sebab, sekali tak pakai masker dendanya Rp 50 ribu. “Pilih mana, beli masker Rp 10 ribu atau kena denda Rp 50 ribu. Logikanya seperti itu. Caranya, tidak usah nanti ada petugas di depan baru pakai masker. Lakukan itu untuk diri sendiri, tak pakai masker virus mengintai, bukan petugas. Kan ada slogan kita, maskerku melindungimu, maskermu melindungiku,” paparnya, Rabu (30/9).

Sementara itu Kapolres Buton, AKBP Adi Benny Cahyono, juga menegaskan, selama dua pekan terakhir, personelnya sudah turun ke jalan untuk mengimbau masyarakat menaati aturan tersebut. Bahkan sanksi sosial seperti menghafakan dasar negara sudah diterapkan. Masyarakat kata dia sudah tak bisa lagi beralasan tak punya masker. Sebab Polres sendiri sudah membagikan 10 ribu masker secara cuma-cuma pada warga. Belum lagi Pemkab Buton yang sudah tercatat menyalurkan 65 ribu masker sejauh ini. Ditambah lagi organisasi dan komunitas yang juga punya program sama dalam mengantisipasi Covid-19.

“Aturannya sudah ada, sanksinya jelas. Jadi tinggal diikuti oleh masyarakat. Kita tegakkan, yang masih bandel nanti ada sanksinya, Silahkan dilihat Perbupnya. Kita akan membantu Satpol PP agar masyarakat Buton ini benar-benar patuh dan taat sesuai protokoler kesehatan,” katanya. (b/lyn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy