Ahmad Safei Genjot Pembangunan Infrastruktur – Kendari Pos
Kolaka

Ahmad Safei Genjot Pembangunan Infrastruktur



KENDARIPOS.CO.ID — Dua periode Ahmad Safei menjadi Bupati Kolaka. Karya pembangunan dipersembahkannya untuk rakyat Kolaka. Ahmad Safei membangun dan memoles infrastruktur jalan untuk menopang kesejahteraan masyarakat. Dia meyakini, jika infrastruktur jalan mulus maka distribusi barang dan jasa lancar akan mendorong aspek ekonomi terus bertumbuh.

Bupati Kolaka, Ahmad Safei (dua dari kiri) dalam sebuah kesempatan blusukan ke wilayahnya dan memantau kondisi jalan serta pembenahan jalan diberbagai ruas di Kabupaten Kolaka. Bupati Ahmad Safei meyakini jika akses jalan memadai maka akan menopang pertumbuhan
ekonomi dengan kelancaran distribusi barang dan jasa demi kesejahteraan masyarakat Kolaka.

Kabupaten Kolaka sejak lama dikenal sebagai jalur distribusi barang dan jasa. Akses jalan memadai tak dipungkiri menjadi penopang lalu lintas barang dan jasa serta sumber daya alam lainnya. Tahun 2020 ini, Bupati Kolaka Ahmad Safei merealisasikan tiga proyek pembangunan jalan di Bumi Mekongga. Anggaran miliaran rupiah pun digelontorkan. Adapun jalan yang dipoles yakni Jalan Cakalang di Kelurahan Dawi-Dawi, Kecamatan Pomalaa, dan Jalan Poros Pomalaa-Kolaka mulai dari Kantor Camat Pomalaa hingga fly over.

Bupati Kolaka, Ahmad Safei melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kolaka, Arifin Jamal mengungkapkan, lokasi pengerjaan proyek pelebaran Jalan Cakalang di Kelurahan Dawi-Dawi sudah clear. Rumah warga yang terdampak proyek pelebaran diberikan ganti rugi. Sekira 106 rumah dibongkar karena terdampak pelebaran jalan.

“Anggaran ganti rugi itu sekitar Rp 10 miliar untuk 106 rumah yang ada di Jalan Cakalang. Semuanya kami tuntaskan sehingga pekerjaan dapat kami lakukan dan ditargetkan tuntas tahun ini,” ungkap Arifin Jamal mewakili Bupati Kolaka, Ahmad Safei kepada Kendari Pos, kemarin.

Arifin mengatakan, ke dekan dimensi Jalan Cakalang akan ditambah. Lebarnya ditambah menjadi dua jalur sekira 24 meter dan panjang 400 meter. “Lebar 24 meter itu sudah termasuk drainase. Kami berharap, pelebaran Jalan Cakalang dapat mempercepat roda perekonomian di Bumi Mekongga. Akses dari Kota Kolaka ke Bandara Sangia Nibandera dan Kampus USN Kolaka di Tanggetada dan sebaliknya juga bisa lebih lancar,” ujarnya.

Tak hanya di Jalan Cakalang, kata Arifin, Bupati Kolaka akan mempercantik infrastruktur yang ada di Kecamatan Pomalaa. Hal itu tidak lepas dari predikat yang melekat pada Kecamatan Pomalaa sebagai “kota kedua”setelah Kecamatan Kolaka. Saat ini Dinas PU Kolaka sedang melebarkan Jalan Poros Pomalaa-Kolaka tepatnya mulai dari Kantor Camat Pomalaa hingga jembatan layang (fly over).

Adapun panjang jalan yang akan diperluas tersebut hampir 2 kilometer. “Pomalaa ini adalah kota kedua setelah Kolaka dan sudah mulai padat kendaraan. Makanya jalur tersebut kami perlebar menjadi dua jalur. Lebarnya 24 meter dan itu sudah termasuk drainase, bahu, dan badan jalan,” ungkap Arifin.

Arifin menjelaskan di lokasi pelebaran jalan tersebut terdapat ratusan makam yang terdampak proyek. Dinas PU Kolaka masih menunggu proses pemindahan makam tersebut tuntas lalu memulai pekerjaan pelebaran jalan tersebut. “Dalam pemindahan itu kami berikan biaya hingga Rp 1,5 juta kepada ahli waris. Saat ini proses pemindahan makam masih berlangsung. Adapun proyek pelebaran jalan ini kami target tuntas pada tahun 2021 mendatang,” imbuhnya.

Tak hanya memperluas jalan, untuk mempercepat roda perekonomian Bupati Kolaka Ahmad Safei juga membuka akses baru dengan membangun ringroad atau jalan lingkar mulai dari by pass di Desa Towua hingga tembus ke Kelurahan 19 November Kecamatan Wundulako. Kata Arifin, panjang ringroad yang akan dibangun sekira tujuh kilo meter dan lebar 24 meter.

Kata dia, proyek tersebut akan dimulai dikerjakan tahun ini dan ditargetkan tuntas pada tahun 2021 mendatang. “Tahun ini kami akan fokus pada pembebasan lahan dan pengerjaan badan jalan. Insya Allah tahun depan sudah akan diaspal,” ungkap Arifin.

Mantan Kabag Pemerintahan Setda Kolaka ini mengatakan, anggaran yang disediakan untuk ganti rugi lahan disepanjang proyek ringroad sekira Rp 10 miliar. Hanya saja, Arifin tidak dapat menyebut detail jumlah rumah dan bidang lahan yang akan diganti rugi karena terkena dampak proyek tersebut.

“Kami berharap dukungan semua pihak agar proyek ini dapat tuntas sesuai rencana sehingga dapat dinikmati masyarakat. Sebab jika akses lancar maka roda perekonomian juga akan lancar dan itu akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” tutur Arifin Jamal. (fad/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy