Wali Kota Kendari Bakal Tambah RTH – Kendari Pos
Metro Kendari

Wali Kota Kendari Bakal Tambah RTH

KENDARIPOS.CO.ID — Pemkot Kendari masih akan terus menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH). Tidak hanya mempercantik wajah Kota, namun juga mengurangi gas emisi kendaraan bermotor yang menyebabkan polusi. Dalam dua tahun terakhir, Pemkot telah menambah 2,2 persen kawasan hijau dari 16,26 persen menjadi 18,46 persen.

Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir mengatakan penambahan kawasan hijau tak lepas dari terbentuknya Kebun Raya Kendari dan RTH Bungkutoko dikawasan Jalan Madusila (Dekat Jembatan Talia -Bungkutoko). Sebelumnya sudah adaTaman Kota (Tamkot), Taman Teratai dan Taman Meohai Kendari Beach. “Saat ini, kami telah lima RTH. Jumlahnya masih akan terus bertambah,” kata Sulkarnain kemarin.

Berdasarkan Undang-undang UU nomor 26 tahun 2007 tentang penataan puang, proporsi ketersediaan RTH pada wilayah perkotaan sekurang-kurangnya 30 persendari luas wilayah. Yang mana, 20 persen ruang terbuka hijau peruntukan untuk publik. “Nah, ini tentu kita upayakan. Apalagi lagi saat ini kita sudah berada diposisi 18,46 persen. Atau masih kurang sekitar 102,9 hektar berdasarkan penelitian teman-teman UHO. Kita optimis kebutuhan RTH akan terpenuhi,” kata Sulkarnain.

Terkait tempat atau lokasi penambahan RTH, Sulkarnain belum bisa memastikan detailnya. Sebab, masih membutuhkan penelitian dan kajian lebih lanjut utamanya kebutuhan RTH berdasarkan wilayah, jumlah penduduk dan kebutuhan oksigen. “Ini bukan pekerjaan mudah, tapi tetap kami upayakan dan kami prioritaskan sebab sudah tertuang dalam RPJMD tahun 2017 – 2022 yakni menjadikan Kendari sebagai kota layak huni berbasis ekologi (lingkungan), teknologi dan informasi,” ujarnya.

Kepala Pusat P3E SUMA Kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan (KLHK), Darhamsyah mengatakan terjadi peningkatan emisi CO2 yang signifikan akibat konsumsi bahan bakar kendaraan di Kota Kendari sejak tahun 2015 sampai tahun 2018. Di mana tingkat emisi tahun 2015 sebesar 265.910,92 ton per tahun, sedangkan tahun 2018 mencapai 326.039,40 ton pertahun.

Untuk itulah, luas dan daya dukung RTH harus ditambah. Pasalnya, jumlah emisi yang mampu diserap pada tahun 2018 sebesar 267.884,74 ton dari total emisi 326.039,40 ton. Artinya, Kota Kendari masih membutuhkan RTH seluas 102,9 hektar. “Ke depan kita harapkan pemerintah daerah bisa menyusun perencanaan pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) berdasarkan arahan tersebut sehingga upaya pengurangan emisi gas di sektor transportasi bisa tercapai,” harapnya. (b/ags)

Lima RTH Kota Kendari
-Kebun Raya Kendari -RTH Bungkutoko (Dekat Jembatan Talia -Bungkutoko).
-Taman Kota-Taman Teratai
-Taman Meohai Kendari Beach

RTH Bertambah 2,2 Persen Dari 16,26 Persen menjadi 18,46 Persen.
Atasi Peningkatan Emisi CO2 Signifikan
Akibat Konsumsi Bahan Bakar Kendaraan

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy