Tujuh Petahana Cuti, Fasilitas Negara Dilepas! – Kendari Pos
Politik

Tujuh Petahana Cuti, Fasilitas Negara Dilepas!

KENDARIPOS.CO.ID — Petahana yang berlaga di Pilkada wajib cuti saat kampanye 26 September hingga 5 Desember 2020 mendatang, sesuai pasal 70 undang-undang nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada. Ada tujuh bupati dan tiga wakil bupati yang ikut berlaga di Pilkada tujuh kabupaten di Sultra tahun ini (lihat grafis). Enam bakal calon bupati petahana ganti pasangan, hanya Amrullah-Andi Muhammad Lutfi (Konkep) yang masih harmonis. Selama 71 hari itu mereka tidak boleh menggunakan fasilitas negara dalam melakukan aktivitas.

Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin Udu mengatakan pihaknya akan terus mengawasi para kandidat petahana yang menjalani masa kampanye Pilkada. Yang menjadi fokus pengawasan yaitu pada ranah penggunaan fasilitas negara selama kampanye nanti.

“Fasilitas negara yang dimaksud seperti penggunaan sarana mobilitas, seperti kendaraan dinas, gedung kantor, rumah dinas, rumah jabatan milik pemerintah, sarana perkantoran, sandi telekomunikasi radio daerah dan milik pemerintah. Termasuk fasilitas lain yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),”terang Hamiruddin Udu.

Ketua KPU Sultra Abdul Natsir Muthalib mengatakan, petahana bupati maupun wakil bupati yang ditetapkan sebagai paslon tanggal 23 September nanti, ketika memasuki babak kampanye, mereka mulai menjalani masa cuti. Dengan begitu, otomatis hak-hak jabatan mereka terhenti sementara. Semisal penggunaan fasilitas negara atau semacamnya.

“Yang masih berlaku hanya dalam bentuk pengamanan saja. Ketetapan tersebut hanya berlaku selama 71 hari. Pasca masa kampanye, maka petahana akan kembali aktif seperti semula menjalani tugasnya,” katanya kepada Kendari Pos, Rabu (16/9).

Dalam situasi petahana cuti, kata dia, maka untuk menghindari kekosongan, posisi bupati maupun wakil bupati akan diisi sementara oleh Penanggung Jawab Sementara (Pjs) dari pejabat aktif eselon II Pemprov Sultra. “Jika yang maju hanya bupati saja, maka akan digantikan oleh wakilnya. Namun jika keduanya maju pilkada maka serta merta keduanya akan diisi oleh Pjs,” terang pria yang kerap disapa Ojo itu. (m6/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy