Siswa MA Assafiyah Kendari Siap Berkompetisi di Ajang MYRES 2020 – Kendari Pos
Edukasi

Siswa MA Assafiyah Kendari Siap Berkompetisi di Ajang MYRES 2020

MASLINDAH/KENDARI POS
PERSIAPAN: Sejumlah siswa MA Assafiyah Kendari mengikuti bimbingan teknis (Bintek) Karya Tulis Ilmiah di sekolahnya. Sesuai jadwal, mereka akan berkompetisi dalam ajang Madrasah Young Researcher Super Camp (MYRES) pada 25 September mendatang.


KENDARIPOS.CO.ID — Madrasah Aliyah (MA) Assafi’yah Kendari terus mematangkan persiapan guna mengikuti ajang Madrasah Young Researcher Super Camp (MYRES) 2020. Salah satunya caranya dengan memasifkan bimbingan teknis (Bintek) Penulisan Karya Tulis Ilmiah. Kompetisi nasional itu merupakan salah satu program Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia yang akan berlangsung 25 September 2020 mendatang.

Kepala MA Assafiyah Kendari, Irwan Samad menjelaskan, MYRES 2020 merupakan sarana bagi siswa MA Assafiyah Kendari menumbuhkan jiwa kompetisi di tingkat nasional. Terlebih lagi, ajang bergengsi yang diadakan setiap tahun ini diikuti MA unggulan dari seluruh Indonesia.

“Ini pertama kalinya kami mengikutsertakan siswa dalam ajang MYRES. Sebelumnya, hampir ikut, namun karena terlalu minim persiapan sehingga kita putuskan tidak ikut serta,” ungkapnya kepada Kendari Pos. Lanjut dia, dengan diadakanya bintek karya tulis ilmiah ini, diharapkan peserta dapat lebih memahami penyusunan proposal penelitian yang baik dan benar. Sehingga bisa melakukan perbaikan dalam proposal penelitian yang akan diikutsertakan pada ajang MYRES 2020.

“Kami terus memberikan motivasi kepada peserta MYRES untuk tetap semangat dan melakukan yang terbaik dalam mengikuti kompetisi ini,” harapnya. Lebih rinci, Irwan menyampaikan, kegiatan MYRES 2020 ini, MA Assafiyah Kendari akan menyertakan delegasinya sebanyak delapan orang. Tersebar di dua bidang kompetisi yakni, bidang Ilmu Sosial dan Kemanusiaan (Sosial dan Humaniora) sebanyak 3 judul penelitian. Dan satu judul pada bidang kompetensi Sains dan Pengembangan Teknologi (Math, Science, and Tecnological Development).

Isnawati Abas, S.Pd., M.Pd., MA dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sultra menjelaskan, ketika menyusun sebuah proposal penelitian, harus melakukn paham terhadap masalah. Sehingga, akan lebih memudahkan dalam menyelesaikan proposal tersebut dengan benar.

“Dari hasil diskusi dengan peserta, mereka masih sangat kurang dalam hal pengidentifikasian masalah. Namun, hebat dalam pembuatan judul. Sedangkan, dalam menyusun proposal penelitian, terlebih lagi untuk diikutsertakan dalam ajang kompetisi, harus benar-benar tersusun agar hasil penelitian bisa melahirkan solusi,” imbuhnya. (b/idh)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy