Selamatkan Generasi Bangsa, BNNP Sultra dan Kendari Pos Sinergi Perangi Narkoba – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Selamatkan Generasi Bangsa, BNNP Sultra dan Kendari Pos Sinergi Perangi Narkoba

KENDARIPOS.CO.ID — Narkoba masih beredar di seluruh strata sosial masyarakat. Tak terkecuali kaum milenial. Mafia narkoba merangsek masuk dalam pasarnya sembari menebarkan doktrin lewat propaganda bahwa narkoba tak berbahaya. Propaganda mafia narkoba ini mesti di lawan.

Kepala BNNP Sultra, Brigjen Pol Ghiri Prawijaya (dua dari kiri), Dirut Kendari Pos Irwan Zainuddin (dua dari kanan), Direktur Kendari Pos La Ode Diada Nebansi (kiri) dan Kabid P2M BNNP Sultra Harmawati (kanan) usai silaturahmi di Graha Pena Kendari Pos, Selasa (22/9) kemarin.

Melawan doktrin dan propaganda mafia narkoba bukan tugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sultra semata. Semua elemen di negeri dan daerah ini termasuk media massa mesti turun bahu membahu memerangi peredaran narkoba demi menyelamatkan generasi bangsa yang menjadi pasar para mafia. Berkongsi melawan propaganda mafia narkoba.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra Brigjen Pol Ghiri Prawijaya menegaskan perlawanan terhadap propaganda mafia narkoba saat bertandang di Graha Pena Kendari Pos, Selasa (22/9) kemarin. Dalam kunjungannya, Kepala BNNP Sultra Brigjen Pol Ghiri Prawijaya didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Sultra, Harmawati. Mereka diterima Direktur Utama Kendari Pos, Irwan Zainuddin, Direktur Kendari Pos La Ode Diada Nebansi dan jajaran manajemen Kendari Pos.

Brigjen Pol Ghiri Prawijaya mengatakan peredaran narkoba merupakan masalah besar yang membutuhkan sinergisitas berbagai elemen untuk memutus siklusnya. “Karenanya perang melawan mafia dan peredaran narkoba membutuhkan jalinan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk media massa seperti Kendari Pos. Terutama dalam menggemakan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Agar masyarakat khususnya para generasi bangsa, para kaum milenial terselamatkan dari pengaruh narkoba,” ujarnya kepada Dirut Kendari Pos, Irwan Zainuddin.

Brigjen Pol Ghiri Prawijaya menambahkan, publikasi media massa tentang bahaya narkoba sangat penting. Karena pengaruh media sangat besar dan luas jangkauannya maka sangat ideal dijadikan sebagai sarana publikasi kerja-kerja BNN dan kepolisian dalam memerangi narkoba. Sinergisitas BNNP Sultra dan Kendari Pos sangat penting dalam upaya menyelamatkan generasi bangsa dari potensi penyalahgunaan narkoba.

“Sehebat apapun pekerjaan yang kami bangun memerangi narkoba, namun jika tidak di publish ke muka publik, maka kami akan sangat kewalahan dan kelelahan. Kami sangat membutuhkan peran media massa. Dan ke depan kami berharap sinergisitas dengan media massa kian erat untuk sebuah misi mulia memerangi narkoba demi menyelamatkan masyarakat dan generasi bangsa,” ungkap Brigjen Pol Ghiri Prawijaya.

Menurutnya, tak sedikit generasi milenial yang terlena hingga akhirnya terpengaruh terhadap ajakan konsumsi narkoba. Semula hanya berniat mencoba namun secara gradual terjerumus ke dalam perangkap yang dihembuskan para mafia narkoba. Di Sultra per September 2020, terdapat 10 jumlah Laporan Kasus Narkoba (LKN) dengan 12 tersangka. Akumulasi barang bukti (BB) yang berhasil diamankan yakni narkoba jenis sabu sekira 4 kilogram dan ganja 90 gram.

“Sedangkan sepanjang tahun 2019 sejumlah 12 LKN dengan 23 tersangka. Dan barang bukti yang berhasil diamankan sekira 11 kilogram jenis sabu dan 16 gram jenis ganja,” rinci Brigjen Pol Ghiri Prawijaya.

Dalam penindakan, lanjut Brigjen Pol Ghiri Prawijaya, indikator kasus besar tak lagi merujuk jumlah barang bukti dengan jumlah fantastis. Ada dua kategori yang menjadi indikator pengungkapan kasus narkoba besar. Pertama, penangkapan dari orang pertama dari luar daerah. Meskipun barang buktinya hanya 500 gram tetap masuk kategori kasus besar. Dibanding mengungkap barang bukti 5 kilogram namun sudah tangan kedua dan seterusnya.

“Kedua, tokoh atau publik figur. Pengungkapan tokoh atau publik figur masuk dalam kategori besar meskipun dengan barang bukti yang kecil. Pasalnya, keterlibatan tokoh dalam penyalahgunaan narkoba bisa berdampak pada banyaknya generasi kita yang ikut-ikutan terlibat. Makanya, penindakan publik figur yang menyalahgunakan narkoba masuk dalam kategori kasus besar meskipun barang buktinya kecil,” jelas Brigjen Pol Ghiri Prawijaya.

Direktur Utama Kendari Pos Irwan Zainuddin mengapresiasi upaya Kepala BNNP Sultra Brigjen Pol Ghiri Prawijaya mengokohkan sinergisitas bersama Kendari Pos dalam memberantas dan memerangi narkoba. Irwan Zainuddin mengungkapkan, Kendari Pos akan selalu mendukung melalui pemberitaan dalam upaya pencegahan penyebaran dan penyalahgunaan narkoba demi menyelamatkan generasi bangsa di Sultra. “Sesuai peran dan fungsi media massa, kami akan bekerja optimal dan maksimal dalam melakukan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya penggunaan narkoba di Sultra,”kata Irwan Zainuddin. (m6/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy