Selama Pandemi, Perkara Cerai Meningkat di Konawe – Kendari Pos
Konawe

Selama Pandemi, Perkara Cerai Meningkat di Konawe

KENDARIPOS.CO.ID — Kasus perceraian yang ditangani Pengadilan Agama (PA) Unaaha di Kabupaten Konawe terus meningkat dimasa pandemi Covid-19. Dalam sehari, gugatan cerai yang diterima PA Unaaha bisa mencapai 20 hingga 30 berkas. Alasan ekonomi menjadi faktor utama yang membuat keharmonisan pasangan suami-istri retak dan berujung di meja persidangan. Selain itu, alasan gugatan cerai yang masuk karena faktor kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan, perselingkuhan maupun hal klasik lainnya.

Humas PA Unaaha, Dr. Massadi, MH, memengakui, alasan dominan tingginya permohonan cerai yang masuk di PA Unaaha disebabkan faktor ekonomi. Adanya pembatasan aktivitas selama pandemi, membuat warga sulit mencari nafkah seperti biasa untuk memenuhi berbagai kebutuhan dasar dalam rumah tangga. “Dari situ sepertinya muncul pergolakan. Situasi itulah yang memicu hubungan rumah tangga tidak harmonis lagi. Kebutuhan rumah tangga cukup tinggi sementara aktivitas di luar rumah terbatas,” ujar Massadi.

Ia menambahkan, berdasarkan data di PA Unaaha, angka perkara cerai tahun ini cenderung lebih tinggi dibandingkan tahun 2019 kemarin. Lonjakan penggugat cerai bisa menembus 30 orang perhari. Hingga kini, secara akumulasi sudah ada 565 perkara gugat cerai yang diterima pihak PA Unaaha. “Tahun 2019 itu kira-kira hanya 500 kasus. Tapi tahun ini, bulan September saja sudah mau sampai 600 perkara. Kita prediksi hingga akhir tahun angkanya masih akan bertambah terus,” tandas pria yang juga hakim PA Unaaha tersebut. (c/adi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy