Sekolah Diimbau Tuntaskan Pendataan Nomor Seluler Siswa – Kendari Pos
Edukasi

Sekolah Diimbau Tuntaskan Pendataan Nomor Seluler Siswa

Kadis Dikbud Sultra, Asrun Lio, PhD., saat memakaikan masker kepada salah satu siswa SMKN 3 Kendari pada waktu lalu.

KENDARIPOS.CO.ID — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengimbau seluruh sekolah yang ada di Sultra, untuk segera menyelesaikan tahapan pendataan nomor telepon seluler siswa melalui Data Pokok Kependidikan (Dapodik). Pasalnya waktu pengisian tersebut akan berakhir pada 11 September 2020 mendatang. Itu artinya, sekolah tinggal memiliki waktu empat hari untuk menuntaskan pendataan tersebut, guna memperoleh bantuan pulsa gratis selama empat bulan dari pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud RI).

Kepala Dikbud Sultra, Asrun Lio menyampaikan, dengan memasukkan nomor siswa di Dapodi, maka mereka nantinya bakal
menerima bantuan kuota sebesar 35 GB per bulan . Sedangkan guru menerima kuota internet sebanyak 42 GB per bulan. “Sebelum tanggal 11 seluruhnya sudah harus terdata. Ini penting, sebab bantuan internet dari pemerintah ini merupakan bentuk support dari Kemendikbud dalam memperlancar pembelajaran jarak jauh di massa pandemi,” jelasnya, Minggu (6/9).

Lanjut dia, bantuan kuota untuk siswa dan guru itu nantinya akan dibagikan langsung oleh pihak kementerian. Adapun teknis penyalurannya dilakukan melalui transfer dinomor ponsel siswa dan guru sesuai data yang dilaporkan oleh pihak sekolah melalui Data Pokok Kependidikan (Dapodik).

“Berdasarkan Dapodik Kemendikbud, di Sultra Sebanyak 35.236 siswa SMA dan SMK berhak mendapatkan kuota internet gratis. Sedangkan guru yakni, SMA 6.592 orang dan SMK 3.093 orang,” imbuhnya.

Diakuinya, saat ini PBM untuk jenjang SMA/SMK sederajat di Sultra berbeda-beda, dengan melihat kondisi Covid-19. Sehingga, ada beberapa sekolah di daerah seperti Konawe Kepulauan serta Buton sudah menghelat PBM tatap muka, dengan protokol kesehatan yang ketat. Namun, ada juga yang masih melaksanakan PBM secara Daring atau offline, dikarenakan daerah tersebut masih belum memungkinkan untuk melangsungkan PBM tatap muka. “Khusus Kendari, PBM tatap muka belum bisa dilakukan. Sebab, tingkat kasus Pandemi masih terus bertambah,” tukasnya. (idh/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy