Satu Sekolah di Konawe Usul PBM Tatap Muka – Kendari Pos
Konawe

Satu Sekolah di Konawe Usul PBM Tatap Muka


KENDARIPOS.CO.ID — Sudah enam bulan, proses belajar mengajar (PBM) bagi siswa didik di Konawe dilakukan melalui sistem dalam jaringan (Daring) dan di luar jaringan (Luring). Proses belajar dari rumah (BDR) itu masih akan berlangsung hingga 19 September mendatang. Penerapan sistem pembelajaran itu akan dievaluasi setiap dua minggu sekali dengan memperhatikan situasi daerah dimasa Covid-19. Meski sistem BDR diprediksi akan terus diperpanjang, sebagian sekolah mulai berkoordinasi terkait kemungkinan penerapan pembelajaran klasikal alias tatap muka di dalam kelas.

Suriyadi

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Konawe, Suriyadi, mengatakan, sesuai surat edaran (SE) yang dikeluarkan dua pekan lalu, proses pendidikan masih dilakukan dengan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ). Dalam poin terakhir SE itu, Dikbud Konawe memberikan kebijakan kepada sekolah-sekolah untuk melakukan PBM klasikal. Itu jika di lingkungan wilayah sekolah tersebut dianggap tidak ada klaster penyebaran Covid-19.

“Tetapi dengan catatan, harus ada persetujuan orang tua siswa. Kemudian ada rekomendasi dari Tim Gugus Tugas Covid-19. Baik ditingkat daerah maupun kecamatan. Pihak sekolah juga harus mempersiapkan infrastruktur protokol kesehatan Covid-19,” ujar Suriyadi, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (14/9). Jika syarat-syarat tersebut telah dipenuhi oleh pihak sekolah, tim dari Dikbud Konawe akan melakukan verifikasi sesuai usulan untuk menggelar pembelajaran klasikal.

“Setelah fix semua, kita persilahkan sekolah itu untuk melakukan belajar tatap muka di dalam kelas,” ungkap mantan Sekretaris Dinas Dikbud Konawe itu. Sejauh ini, baru satu sekolah yang mengusulkan untuk mengelar PBM klasikal di Konawe. Sekolah itu adalah SDN 2 Meraka di Kecamatan Puriala. Suriyadi memproyeksi, jumlah sekolah yang mengusulkan PBM tatap muka bakal terus bertambah. Hal itu didasarkan pada intensnya koordinasi beberapa sekolah lain se-Konawe mengenai syarat dibolehkannya PBM tatap muka di dalam kelas.

“Sudah banyak pihak sekolah yang menelepon saya. Saya yakin, kalau di satu kecamatan sudah ada sekolah yang mengawali sistem klasikal, pasti akan banyak mengikut,” prediksinya. (c/adi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy