PT. VDNI Berkontribusi Tingkatkan Ekonomi Sultra – Kendari Pos
Nasional

PT. VDNI Berkontribusi Tingkatkan Ekonomi Sultra


KENDARIPOS.CO.ID — Hadirnya industri pengolahan bijih nikel, PT.Virtue Dragon Nikel Industri (VDNI) dan PT.Obsidian Stainless Steel (OSS) di Kabupaten Konawe dinilai turut berkontribusi meningkatkan perekonomian masyarakat. Keberadaan mega industri yang berlokasi di Kecamatan Morosi itu mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Itu dirasakan mulai di level desa penyangga aktivitas industri, hingga di level Sultra sekalipun.

Para pelamar saat menyerahkan berkas pendaftaran sebagai calon tenaga kerja lokal (TKL) PT.VDNI yang digelar di gedung Wekoila Pemkab Konawe. Hadirnya PT.VDNI dan PT.OSS dinilai telah mengurangi jumlah pengangguran melalui penyerapan TKL yang jumlahnya mencapai puluhan ribu pekerja

Analisa tersebut diungkapkan Dr.Muhammad Nur, SE, M.Si yang melakukan kajian ekonomi atas kontribusi PT.VDNI dan PT.OSS bagi peningkatan dan pengembangan perekonomian daerah. Ia menjelaskan, merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sultra, pada triwulan I 2020 pertumbuhan ekonomi di Sultra masih bergerak positif. Meskipun diketahui, tren positif itu muncul di tengah tekanan ekonomi yang terjadi, baik ditingkat nasional maupun global.

“Tidak bisa dipungkiri, sektor pertambangan dan penggalian yang disertai industri pengolahan punya andil besar. Pengaruhnya sangat besar terhadap peningkatan ekonomi daerah, khususnya terhadap peningkatan nilai produk domestik regional bruto (PDRB) daerah,” ujar Dr.Muhammad Nur, Kendari Pos, Selasa (15/9).

Pria yang juga Dosen STIE 66 Kendari itu menuturkan, keberadaan PT.VDNI secara makro membawa keuntungan bagi geliat perekonomian masyarakat di sekitarnya. Selain keuntungan dari segi pertumbuhan ekonomi, serapan tenaga kerja juga ikut berkontribusi dalam mengurangi tingkat pengangguran dalam cakupan wilayah Sultra secara keseluruhan.

“Hal inilah yang mendasari sehingga Kecamatan Morosi menjadi salah satu kawasan industri strategis yang ditetapkan oleh pemerintah pusat sehingga direalisasikan kegiatan investasi besar oleh PT.VDNI yang bergerak dalam bidang pertambangan disertai dengan industri smelter,” ungkap Dr.Muhammad Nur.

Dr.Nofal Supriyadin, SE, M.Si yang juga melakukan kajian serupa menambahkan, realisasi investasi PT.VDNI dan PT. OSS saat ini meliputi pabrik pengecoran dan peleburan nickel pig iron (NPI) yang memiliki kadar nikel antara 10-12 persen. Dengan jumlah produksi 15 tungku Rotary Kiln-Electric Furnance (RKEF), PT.VDNI dan PT.OSS masuk sebagai industri peleburan bijih nikel terbesar di Indonesia.

Dari sisi serapan tenaga kerja lokal (TKL), keberadaan mega industri itu telah berkontribusi besar terhadap penyerapan TKL yang jumlahnya mencapai puluhan ribu pekerja. “Sehingga pengangguran pun kian berkurang. Berdasarkan data yang masuk per 31 Desember 2019, warga yang mengurus kartu kuning (Ak-1) untuk menjadi calon karyawan PT.VDNI dan PT.OSS berjumlah 3.173 orang. Sebuah angka yang sangat besar dalam hal penyerapan tenaga kerja domestik. Dari jumlah yang mengurus Ak-1 tersebut, angka penyerapan tenaga kerja yang berhasil direkrut berjumlah 2.569 orang,” paparnya. (adi/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy