Pj. Sekab Muna Pilihan Gubernur Segera Dilantik – Kendari Pos
Muna

Pj. Sekab Muna Pilihan Gubernur Segera Dilantik


KENDARIPOS.CO.ID — Syahruddin Nurdin akan segera bertugas di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna mulai pekan depan. Ia akan mengisi posisi penting sebagai orang nomor satu dalam lingkup birokrasi setelah Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi resmi menunjuknya menjadi Penjabat Sekretaris Kabupaten (Sekab) di Muna. Syahruddin merupakan orang ketiga yang akan menempati posisi sementara Jenderal Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Muna.

Sukarman Loke

Syahruddin Nurdin merupakan pejabat Pemprov Sultra yang saat ini menjadi Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). Ia akan merangkap tugas sebagai Pj. Sekab Muna berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur nomor 447 tahun 2020 yang terbit 11 September 2020. Masa tugasnya tiga bulan dengan opsi satu kali perpanjangan. Syahruddin menggeser tiga nama usulan Bupati Muna, LM. Rusman Emba yakni Inspektur, La Kuanto, Kepala Bappeda, La Mahi dan Kepala Dinas PUPR, Edy Uga.

Kepala Badan Kepegawaian dan Peningkatan Sumber Daya Manusia Kabupaten Muna, Sukarman Loke, menerangkan, SK Gubernur telah diterima Pemkab. Selanjutnya, dirinya berkoordinasi dengan bupati untuk menyiapkan proses pelantikan. “Rencananya pelantikan pada hari Senin bertempat di Galampano,” katanya, Rabu (16/9). Syahruddin Nurdin menjadi Pj. Sekab untuk menghindari kekosongan posisi tersebut. Ia menjadi pejabat Pemprov kedua yang diutus ke Muna setelah Muh. Djudul, staf ahli Gubernur Ali Mazi.

Sejak mengalami kekosongan, penjabat Sekab Muna sudah diisi secara bergantian oleh Asisten III Sekretariat Kabupaten, Ali Basa dan Muh. Djudul. Jika jadi dilantik, Syahruddin akan menjadi orang ketiga diposisi tersebut.

Sukarman menerangkan, untuk mengisi jabatan Sekab secara defenitif, Pemkab harus melalui mekanisme lelang jabatan. Namun hal itu urung dilaksanakan tahun ini karena kesiapan anggaran yang belum memadai. Pemkab Muna berencana menggelar lelang pada 2021 nanti. Biaya yang dibutuhkan untuk mencari jenderal ASN itu ditaksir lebih kurang Rp 500 juta. “Kemungkinan dianggarkan pada APBD tahun depan, karena kalau lewat perubahan sudah tidak memungkinkan,” pungkasnya. (b/ode)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy