Pembagian Sistem Kerja ASN, BKD Sultra Tunggu Surat Ortala – Kendari Pos
Metro Kendari

Pembagian Sistem Kerja ASN, BKD Sultra Tunggu Surat Ortala

KENDARIPOS.CO.ID — Sebagai upaya mencegah munculnya klaster baru di wilayah perkantoran, Pemprov Sultra akan membagi sistem kerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Sistem kerjanya diatur berdasarkan zonasi resiko. Baik daerah yang kategoti tinggi, sedang, rendah dan aman. Bagi daerah yang beresiko tinggi akan diberlakukan sistem Work From Home (WFH) atau kerja di rumah. Presentasenya 25 persen untuk memastikan pelayanan tetap berjalan. Sementara daerah yang tidak beresiko harus tetap berkantor seperti biasanya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra, Zunuriah mengatakan aturan ini telah diterbitkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB). Peraturan ini dimaksudkan untuk memastikan pelayanan dan pelaksanaan program kerja tetap berjalan di masa pandemi. Penyusunan dan penerapan teknis operasional jam kerja nantinya dapat disesuaikan oleh instansi masing-masing.

“Jadi memang sudah ada aturan turunan dari pusat terkait itu. Sejauh ini, kami belum menerima surat resmi dari Biro Organisasi dan tata laksana (Ortala) seperti apa pengaturannya. Sebab itu menjadi kewenangan mereka. Jadi, kita tunggu saja suratnya, kata Zunuriah kemarin.

Khusus di BKD Sultra sendiri, sistem kerja belum diatur. Pasalnya, masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Namun pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang amat ketat. “Kita di sini masih harus kerja untuk menyelesaikan kerja kenaikan pangkat orang-orang. Sebab kita dibatasi dengan waktu, sehingga harus bekerja cepat. Sehingga kita belum mengatur shift-shift, tetapi selama bekerja protokol kesehatan terus kita terapkan,”terangnya.

Meskipun demikian, pihaknya tetap akan melakukan penyesuaian. Makanya, pihaknya telah merancang pembagian tugas. “Kalau Kabidnya tetap bekerja di kantor. Stafnya yang bukan admin akan dibagi jam kerja. Kita juga akan atur jarak. Saat ini yang terpenting sebelum aturan itu berlaku pegawai yang masih bekerja di kantor. Selain itu, diwajibkan untuk bekerja dengan menerapkan prokes. Seperti mengenakan masker, memakai sarung tangan, dan cuci tangan dengan sabun,” pungkasnya. (b/rah)

Sistem Kerja ASN di Masa Pandemi
Daerah Aman Berkantor 100 Persen
Daerah Resiko Tinggi Berkantor 25 Persen
Daerah Resiko Sedang Berkantor 50 Persen
Daerah Resiko Rendang Berkantor 75 Persen

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy