Masalili Dicanangkan Jadi Desa Wisata Tenun – Kendari Pos
Muna

Masalili Dicanangkan Jadi Desa Wisata Tenun


KENDARIPOS.CO.ID — Masalili di Kecamatan Kontunaga, Kabupaten Muna, resmi dicanangkan sebagai desa wisata. Ada dua keunggulan yang menjadi nilai jual desa tersebut yakni kearifan lokal tenun Masalili dan wisata alam puncak Lakude. Desa wisata diharapkan bisa mendongkrak perekonomian masyarakat. Prosesi pencanangan dilakukan langsung Bupati Muna, LM. Rusman Emba, Ketua Dekranasda, Yanti Setiyawati dan Pj. Sekretaris Kabupaten (Sekab), Syahruddin Nurdin.

Bupati Muna, LM. Rusman Emba (kiri) bersama Ketua Dekranada, Yanti
Setiyawati (kedua dari kiri), Pj Sekab, Syahruddin Nurdin (kedua dari kanan) serta Camat
Kontunaga, Andi April (kanan) saat pencanangan Desa Wisata di Masalili, kemarin

Menurut Bupati, Masalili sangat layak menjadi tujuan wisata karena memiliki ciri khas sebagai kampung tenun. Selain itu, destinasi puncak Lakude juga menjadi nilai tambah tersendiri bagi wisatawan. “Program ini menjadi perwujudan konkret visi Mai Te Wuna. Kita ingin membangun Muna melalui gerbang wisata dengan mengandalkan kearifan lokal masyarakat dan keindahan alam di Masalili,” paparnya, Rabu (23/9).

Rusman menerangkan, pencanangan program Desa Wisata menjadi awal dari rencana menjadikan Muna sebagai daerah tujuan para pelancng. Pemkab akan menyiapkan kebijakan pendukung pengembangan desa wisata baik melalui promosi, pembangunan fasilitas destinasi dan pelatihan kepada masyarakat. Ia menargetkan, Masalili akan menjadi lokomotif pengembangan destinasi berbasis desa, seperti halnya Lakarinta dan Labone yang sudah lebih dulu merintis program serupa.

“Program ini dalam rangka menyiapkan sistem kepariwisataan daerah yang lebih terintegrasi antar satu sama lain. Sehingga, dengan jargon Mai Te Wuna, pariwisata daerah bisa berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. Camat Kontunaga, Andi April, menambahkan, Masalili kini telah menjadi ikon pengembangan tenun tradisional Muna. Lewat peran Dekranasda, tenun Masalili sukses merambah belantika mode nasional dan dunia.

Katanya, konsep desa wisata di Masalili yang mengandalkan kain tenun itu akan ditunjang dengan pembangunan pondok Kamooru. Pondok itu akan menjadi sentra kain tenun sekaligus lokasi wisata bagi pengunjung yang ingin melihat langsung cara pembuatan tenun Masalili yang dikerjakan secara tradisional. “Dukungan pemerintah tidak akan berhenti sampai Desa Wisata ini sukses meningkatkan pendapatan masyarakat dan berkontribusi pada kemajuan daerah,” pungkasnya. (b/ode)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy