Mampu Kendalikan Inflasi, Strategi Wali Kota Kendari Tuai Pujian BI – Kendari Pos
Metro Kendari

Mampu Kendalikan Inflasi, Strategi Wali Kota Kendari Tuai Pujian BI

KENDARIPOS.CO.ID — Upaya Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir menekan laju inflasi cukup berhasil. Hingga kini, laju inflasi masih terkendali. Bulan Agustus lalu, inflasi di Kota Kendari sebesar 0,21 persen atau masih jauh dari standar inflasi 2,3 persen dan Sultra 0,60 Persen. Capaian ini pun menuai apresiasi dari Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sultra.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengikuti kegiatan High Level Marketing yang digelar TPID Kota Kendari di Hotel Claro Kendari, kemarin.

Asisten Deputi Direktur KPw BI Sultra Surya Alamsyah mengungkapkan sukses Pemkot itu berawal dari gerak cepat pemkot dalam menenangkan warganya agar tak panic buying akibat isu terbatasnya stok pangan di Kendari.

“Kita patut apresiasi pemkot yang bisa menenangkan warganya. Sebab, kalau terjadi panic buying. Otomatis laju inflasi akan sulit untuk dikendalikan,” kata Surya dalam giat High Level Marketing TPID Kota Kendari, di Hotel Claro Kendari, kemarin.

Ia menilai keberhasilan ini tak lepas dari inovasi yang ditelurkan organisasi perangkat daerah (OPD). Tidak hanya himbauan, Pemkot turut memberikan alterlatif lain agar harga bahan pangan (pasar mobile) di Kota Kendari bisa dalam keadaan terjaga.

“Misalnya, Dinas Pertanian yang mendorong urban farming, mengajak warga berhidroponik, kemudian ada pasar mobile disetiap kecamatan serta menggaungkan gerakan masyarakat sadar inflasi, atau mengajak masyarakat bercocok tanam dengan memanfaatkan pemukiman rumahnya,” kata Surya.

Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir mengatakan dua komoditas yang memicu terjadinya inflasi di Kendari yakni komoditas sayuran seperti sayur mayur (bayam dan Kangkung) serta komoditas sektor perikanan.

“Daerah kita masih terlalu bergantung dengan pasokan sayur dari daerah lain, seperti Konawe Selatan. Sehingga jika terjadi kendala teknis di lapangan misalnya dalam distribusinya terganggu, maka akan menyebabkan lonjakkan harga. Nah ini yang kami coba untuk antisipasi,” kata Sulkarnain.

Untuk itulah, pihaknya berusaha menjaga semua sisi (rantai) bahan pangan mulai dari sistem produksi, distribusi, hingga ke tangan konsumen. “Kita betul-betul menjaga ini, olehnya itu saya sudah instruksikan seluruh OPD terkait berperan dalam pengendalian inflasi,” jelasnya.

Bukan hanya itu, Pemkot juga terus mendorong OPD terkait untuk berinovasi dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dan informasi saat ini, sehingga misalnya kebutuhan pasar bisa diakses, termasuk ketersediaan pasokan bahan pangan. Sehingga jika terjadi kekurangan stok bisa dicarikan alternatif pengganti. (b/ags)

Inflasi Kota Kendari
Juli 0,25 Persen
Agustus 0,21 Persen

Sultra 0,60 Persen
Standar Inflasi 2,3 Persen

Strageti Pemkot Kendalikan Inflasi
-Operasi Pasar dan Pasar Mobile
-Dorong Urban Farming (Hidroponik)
-Gerakan Masyarakat Sadar Inflasi
-Stabilitasi Harga Pangan
-Pantau Ketersesian Pangan Melalui Sistem IT
-Pastikan Stok dan Distribusi Komiditas
-Bangun Sinergitas antara BI dan Pemkot

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy