KPU Tetapkan 17 Pasangan Calon Pilkada : Hari Ini Pengundian Nomor Urut

KENDARIPOS.CO.ID — KPU tujuh daerah menetapkan 17 pasangan calon yang akan bertarung di palagan Pilkada serentak tahun 2020. Tujuh petahana akan “berperang” melawan para penantangnya setelah ditetapkan menjadi kontestan Pilkada (lihat grafis). Sejatinya 18 paslon akan ditetapkan KPU, namun di Pilkada Muna, paslon Rusman Emba-Bahrun Labuta yang ditetapkan. Sedangkan paslon Rajiun Tumada-La Pili akan ditetapkan sesuai jadwal khusus.

KPU Koltim menetapkan paslon Tony Herbiansyah-Baharuddin (BersaTU) versus paslon Samsul Bahri Madjid-Andi Merya Nur dalam rapat pleno, Rabu (23/9). Ketua KPU Koltim, Suprihaty Prawaty Nengtias mengatakan setelah diverifikasi faktual dan dokumen Tony Herbiansyah-Baharuddin dan Samsul Bahri Madjid-Andi Merya Nur diteliti maka ditetapkan sebagai pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Koltim. “Setelah penetapan ini, akan dilakukan pengundian nomor urut pada hari ini, 24 September 2020,” ujarnya Kendari Pos, Rabu (23/9).

Divisi Teknis KPU Koltim, Anhar mengatakan hari ini 24 september 2020 akan dilakukan rapat pleno terbuka pengundian nomor urut paslon. “Kalau nomor urut sudah ada maka kita akan umumkan setidaknya di laman KPU Kolaka Timur, paling lama dua hari sejak penetapan nomor urut paslon,” timpal Anhar.

Begitu juga di Wakatobi, KPU memutuskan Arhawi-Hardin Laomo dan Haliana-Ilmiati Daud sebagai paslon kontestan Pilkada dalam rapat pleno tertutup, kemarin. Kedua paslon itu dipastikan telah memenuhi syarat.
Ketua KPU Wakatobi, Abdul Rajab mengatakan penetapan paslon ini sesuai ketentuan pasal 68 ayat 3 PKPU nomor 9 tahun 2020 tentang perubahan ke 4 atas peraturan KPU nomor 3 tahun 2017, KPU nomor 394/PL.02.2-KPT/06/VIII/2020 tentang pedoman teknis pendaftaran, penelitian dan perbaikan dokumen persyaratan penetapan serta pengundian nomor urut pasangan calon dan Keputusan KPU Wakatobi nomor 106/PL.02.3-KPT/7407/KPU-Kab/IX/2020 tentang penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati. “Hari ini sekira pukul 08.30 Wita kita akan lakukan pencabutan nomor urut,” tandas Abdul Rajab, kemarin.

Di Pilkada Konsel, KPU menetapkan paslon Surunuddin Dangga-Rasyid, Rusmin Abdul Gani-Senawan Silondae dan Muh.Endang SA-Wahyu Ade Pratama. Ketua KPU Konsel Aliudin mengungkapkan, setelah dilakukan pengumuman pendaftaran hingga penetapan calon, ada tiga calon yang sah ditetapkan KPU. “Dari ketiga pasangan calon ini, tiga diantaranya berasal dari legislatif. Yakni Muhammad Endang, Rasyid dan Senawan Silondae. Surat mundur dari ketiga calon tersebut kami belum terima. Kami beri kesempatan lima hari pasca ditetapkan untuk menyampaikan surat mundur,” ujar Aliudin.

Selanjutnya kontestan terbanyak terdapat di Pilkada Konkep. KPU setempat menetapkan empat paslon. Petahana Amrullah-Andi M.Lutfi, dan tiga penantangnya sebagai paslon Pilkada. Tiga pasang penantang itu adalah Musdar-Ilham Jaya Maal (Mulya), Muh. Oheo Sinapoy-Muttaqin Sidik (Ombak) dan Abdul Halim-Untung Taslim (Fajar Baru).

Ketua KPU Konkep, Iskandar mengatakan, empat kandidat tersebut sudah sah menjadi pasangan calon bupati dan wakil bupati setelah ditetapkan dalam rapat pleno tertutup. “Surat Keputusan (SK) penetapan paslon sudah diserahkan kepada masing-masing Liaison Officer (LO) calon bupati dan wakil bupati,” kata Iskandar saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Lalu di Pilkada Konut, KPU memastikan duet Ruksamin-Abuhaera melawan Raup-Iskandar sebagai paslon Bupati dan Wakil Bupati Konut dengan keputusan KPU Konut bernomor 367/PL.02.3-Pu/7409/KPU-Kab/IX/2020.
Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM (Sosdiklih, Parmas dan SDM) KPUD Konut, Prasetyo Hariwibowo, mengatakan Ruksamin-Abuhaera diusung oleh empat partai politik, yakni PBB, Golkar, NasDem dan PDIP dengan persentase perolehan kursi 65 persen. “Sedangkan paslon Raup-Iskandar diusung tiga partai politik, yakni, PAN, PKB dan Hanura. Jumlah kursi di DPRD 7, dengan persentase 35 persen,” ujar Prasetyo Hariwibowo, kemarin.

Di Kabupaten Butur, KPU menetapkan duet Abu Hasan-Suhuzu (AHS), Ridwan Zakariah-Ahali (Rida) dan Aswadi Adam-Fahrul Muhammad (Asrul) sebagai paslon bupati dan wakil bupati. Ketua KPU Butur, Hasruddin mengungkapkan, tiga pasangan calon yang mendaftar sebagai peserta Pilkada Kabupaten Butur dinyatakan memenuhi syarat dan ditetapkan berdasarkan SK KPU Butur Nomor 56/PL.02.2-Kpt/7410/KPU-Kab/IX/2020.

“Pasangan calon Abu Hasan-Suhuzu diusung PDIPerjuangan 4 kursi di DPRD, Ridwan Zakariah-Ahali diusung PAN, Demokrat dan Golkar. Total kursi di parlemen 10 kursi. Duet Aswadi Adam-Fahrul Muhammad diusung PKB, PKPI, PKS, dan Gerindra. Total enam Kursi di DPRD,” ujar Hasruddin, Rabu (23/9).

Nah, di Pilkada Muna sedikit berbeda. KPU Muna menetapkan LM. Rusman Emba dan Bachrun sebagai calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Muna 2020, kemarin. Duet berakronim Tebaik itu dijadwalkan akan mencabut nomor urut hari ini, 24 September.

Ketua KPU Muna, Kubais mengatakan pasangan LM. Rusman Emba dan Bachrun akan mencabut nomor urut. Tahapan tersebut hanya diikuti satu pasang calon dan prosesi penentuan nomor urut berlaku otomatis. Hal itu sesuai surat edaran KPU RI nomor 788 tahun 2020. KPU sendiri akan membatasi jumlah peserta pencabutan nomor urut maksimal 25 orang sesuai kapasitas aula sekretariat KPU Muna. “Jadi yang diundang hanya pasangan calon, maksimal dua tim sukses dan satu lieson officer. Akan hadir juga dari Bawaslu. Pasangan yang hadir otomatis akan mengambil nomor urut satu,” ujar Kubais, kemarin.

Sedangkan duet LM. Rajiun Tumada dan La Pili mengalami penundaan jadwal tahapan. Jika hasil verifikasi dinyatakan memenuhi syarat, penetapan dan pengambilan nomor urut pasangan berakronim Rapi itu dijadwalkan pada 1 Oktober 2020. “Untuk nomor urut, sesuai SE KPU RI nomor 788, pasangan itu akan menyesuaikan nomor berikutnya. Karena hanya dua pasangan calon yang mendaftar, maka berarti nomor urut dua,” pungkas Kubais.(kus/thy/kam/san/min/had/ode/b)

Facebooktwittermail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.