Klaim Sulit Dikalahkan, Rusman Emba Optimis Dua Periode

KENDARIPOS.CO.ID — Bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Muna LM. Rusman Emba – Bahrun mengklaim masih sulit dikalahkan di Pilkada 2020. Optimismenya didasarkan hasil survei terbaru dan juga dukungan empat partai besar.

Bakal Calon Bupati Muna petahana Rusman Emba menyampaikan orasi politik saat menemui pendukungnya.

Rusman melaju ke Pilkada Muna dengan menggandeng Bahrun Labuta, tokoh birokrat senior. Pasangan berakronim “Terbaik” itu didukung koalisi 14 kursi dari PDIP, Golkar, PKB dan PKS. Empat partai itu menurutnya sudah lebih dari cukup untuk memenangi Pilkada karena memiliki bassis massa yang loyal dan militan. “Kita tinggal perkuat konsolidasinya saja,” jelas bakal calon bupati Muna petahana itu, kemarin.

Menurut Rusman, elektabilitasnya juga masih kokoh berdasarkan hasil survei terbaru yang digelar periode Agustus. Kepemimpinannya selama periode pertama dinilai cukup memenuhi ekspektasi publik. Dua produk lembaga survei ilmiah itu sudah cukup untuk menunjukan peluang menang kembali sangat terbuka. “Ada dua lembaga survei, satu dari survei nasional dan satu dari tim internal partai politik. Keduanya memuaskan, hanya tidak etis dipublis,” terang mantan Ketua DPRD Sultra.

Selain itu, Rusman berpendapat mayoritas masyarakat telah menjadi pemilih cerdas dan rasional. Track record figur lebih dominan berpengaruh dalam merebut simpati. Ia menggambarkan, masyarakat Muna lebih nyaman dipimpin bupati yang santun dan mudah ditemui, daripada yang arogan dan cenderung otoriter. “Muna harus dibangun oleh mereka yang ikhlas mengabdi dan tulus membangun,” papar mantan anggota DPD RI itu.

Rusman yakin kinerja pemerintah selama empat tahun terakhir sudah cukup dirasakan dampaknya oleh masyarakat. Menurutnya, masyarakat sudah cerdas membedakan mana figur yang serius membangun dan yang hanya pencitraan. Sebagai petahana, ia memahami cara terbaik berkampanya ialah mewujudkan program pembangunan yang konkret. “Mulai dari air bersih, jalan, pasar dan listrik sudah ditangani. Bahkan pertanian kita juga mulai bergairah. Ini buah pembangunan yang tidak bisa dinafikan,” imbuhnya. (ode/b)

Facebooktwittermail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.